Catat! 13 komponen mobil hybrid wajib dicek berkala agar awet. Pastikan performa mobil hybrid tetap optimal dengan perawatan rutin komponen penting ini.
Memiliki kendaraan dengan teknologi elektrifikasi seperti mobil hybrid menuntut pemahaman perawatan yang sedikit berbeda dibandingkan mobil konvensional. Meski tetap menggunakan bensin, sistem kerjanya jauh lebih kompleks karena melibatkan perpaduan dua teknologi.
Adanya sinergi antara mesin pembakaran dalam dan motor listrik membuat setiap komponen saling bergantung satu sama lain. Oleh karena itu, pemilik kendaraan perlu memberikan perhatian ekstra agar distribusi tenaga tetap efisien dan sistem elektrifikasinya terjaga.
Agar performa tetap optimal dan tenaga tidak menurun, berikut adalah daftar 13 komponen mobil hybrid yang wajib dicek secara rutin. Hal ini sangat penting bagi Anda pengguna mobil hybrid seperti All New Kijang Innova Zenix guna menjamin keawetan sistem.
Baca Juga: Mengenal 3 Jenis Sistem Hybrid: Series, Parallel, dan Series-Parallel Hybrid
Komponen paling vital pada kendaraan jenis ini adalah baterai hybrid yang membutuhkan perhatian khusus. Anda perlu melakukan pengecekan kondisi baterai dan rumahnya secara rutin guna memastikan kinerjanya tetap optimal. Hal ini penting untuk menjaga efisiensi daya dan usia pakai komponen kelistrikan jangka panjang.
Pastikan kisi-kisi pendingin seperti milik New Kijang Innova Zenix HEV yang terletak di bawah dek penumpang tidak terhalang. Jangan sampai lubang udara tersebut tertutup oleh karpet atau barang bawaan agar baterai tidak mengalami overheat. Sirkulasi udara yang lancar sangat krusial untuk menjaga suhu kerja baterai tetap stabil.
Komponen berikutnya yang wajib Anda perhatikan dalam perawatan berkala adalah motor listrik penggerak. Meskipun komponen ini dikenal memiliki daya tahan tinggi dan jarang mengalami kerusakan serius, pemantauan kondisinya tetap tidak boleh dilewatkan.
Pengecekan pada bagian kabel tegangan tinggi dan setiap konektor sangat penting untuk menjamin distribusi daya yang stabil. Langkah ini memastikan tenaga dari baterai tersalurkan ke roda tanpa hambatan, sekaligus mencegah terjadinya risiko korsleting pada sistem penggerak.
Walaupun mobil hybrid sering bekerja dalam mode elektrik, penggantian oli mesin tetap harus dilakukan tepat waktu sesuai jadwal. Perawatan rutin ini sangat krusial untuk menjaga kesehatan mesin pembakaran dalam agar selalu siap saat dibutuhkan.
Oli mesin berfungsi maksimal dalam melumasi komponen internal saat suhu berubah-ubah antara kondisi aktif dan mati. Dengan penggantian berkala, Anda memastikan perlindungan mesin tetap optimal meskipun sistem sering berganti mode penggerak secara otomatis.
Mesin hybrid memiliki keunikan karena memiliki dua sistem pendinginan yang bekerja secara bersamaan. Selain untuk mendinginkan mesin pembakaran, radiator coolant juga berfungsi vital untuk mendinginkan komponen inverter.
Selalu cek volume cairan pendingin ini secara berkala pada tangki cadangan yang tersedia. Pastikan volumenya cukup agar mesin tidak mati mendadak di tengah jalan akibat suhu berlebih pada sistem elektrikal.
Mobil hybrid menggunakan sistem pengereman regeneratif untuk membantu pengisian daya baterai saat melambat. Meski sistem ini membuat kampas rem cenderung lebih awet, pengecekan fisik tetap menjadi hal yang wajib dilakukan.
Anda tetap wajib memantau kondisi ketebalan kampas rem secara rutin setiap jadwal servis. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran pada selang rem demi menjamin keamanan maksimal saat berkendara di berbagai kondisi.
Agar AC bekerja mendinginkan kabin mobil dengan maksimal, filter udara kabin harus selalu dalam kondisi bersih. Filter yang kotor dapat menghambat aliran udara dan membebani kerja kompresor AC yang bertenaga listrik.
Kondisi kabin mobil di tengah kemacetan akan terasa sangat panas jika sistem pendingin ini tidak dirawat. Lakukan pembersihan atau penggantian filter secara berkala agar sirkulasi udara di dalam kabin tetap segar dan dingin.
Ban mobil bertugas menopang bobot kendaraan yang biasanya lebih berat pada tipe hybrid karena adanya komponen baterai. Tekanan beban yang lebih besar ini menuntut kondisi ban dan suspensi yang selalu prima.
Cek tekanan angin dan kondisi kaki-kaki mobil secara rutin untuk menghindari keausan ban yang tidak merata. Tekanan angin yang sesuai juga sangat berpengaruh pada efisiensi konsumsi bahan bakar kendaraan hybrid Anda.
Jangan lupakan perawatan pada bagian oli transmisi untuk menjaga kehalusan berkendara. Mobil hybrid umumnya menggunakan transmisi e-CVT yang membutuhkan pelumasan khusus agar komponen di dalamnya bekerja dengan sinkron.
Pelumasan yang baik memastikan perpindahan tenaga dari mesin ke motor listrik tetap halus tanpa sentakan. Pastikan Anda menggunakan jenis oli transmisi yang direkomendasikan pabrikan agar sistem e-CVT tetap awet.
Jika mobil Anda masih menggunakan cairan power steering hidrolik, pastikan volumenya selalu berada pada batas aman. Namun, perlu diketahui bahwa sebagian besar mobil hybrid terbaru sudah menggunakan sistem elektrik (EPS).
Pada sistem EPS, Anda tidak perlu lagi mengisi atau mengganti cairan power steering secara rutin. Perawatan lebih difokuskan pada pengecekan motor listrik dan sensor yang menggerakkan sistem kemudi tersebut.
Meskipun fitur ini sangat jarang ditemukan pada model hybrid yang didominasi transmisi matic, beberapa variasi manual tetap memilikinya. Minyak kopling harus tetap dipantau untuk memastikan perpindahan gigi tetap ringan.
Pantau tingkat kejernihan dan volume minyak kopling secara berkala agar sistem pemutus tenaga bekerja sempurna. Jika cairan terlihat keruh atau berkurang drastis, segera lakukan pengecekan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
Hal sepele namun penting untuk menjaga visibilitas berkendara adalah ketersediaan air pembersih kaca. Pandangan yang jernih sangat krusial, terutama saat berkendara di tengah hujan deras atau kondisi jalan berdebu.
Selalu isi ulang tangki air pembersih kaca dengan cairan khusus yang mengandung konsentrat pembersih. Penggunaan cairan yang tepat membantu menjaga elastisitas karet wiper dan mencegah kaca depan agar tidak mudah baret.
Jangan malas memeriksa area kolong secara menyeluruh, terutama jika Anda sering melewati jalan banjir atau rusak. Area kolong merupakan lokasi pelindung komponen sensitif yang rentan terhadap benturan benda keras.
Pastikan pelindung yang kuat pada area bawah mesin dan baterai tetap terpasang dengan sempurna. Hal ini sangat penting untuk mencegah risiko korsleting atau kerusakan mekanis akibat paparan air dan kerikil tajam.
Mobil hybrid tidak boleh ditarik atau diderek secara sembarangan seperti mobil konvensional pada umumnya. Kesalahan dalam prosedur derek dapat berisiko merusak sistem regeneratif dan komponen motor listrik yang sensitif.
Pastikan Anda memahami prosedur derek mobil yang benar, yaitu dengan posisi roda penggerak tidak menyentuh aspal. Simpan nomor kontak layanan darurat yang memahami penanganan khusus kendaraan hybrid agar tetap aman.
Merawat mobil hybrid membutuhkan ketelitian rutin pada oli, baterai, dan sistem pendingin. Jangan lupakan pengecekan ban serta kaki-kaki untuk menopang bobot kendaraan yang berat. Menjaga 13 komponen utama secara detail adalah kunci keamanan dan kenyamanan berkendara jangka panjang.
Bagi Anda pemilik mobil hybrid Toyota seperti Kijang Innova Zenix HEV maupun merek lainnya, ketersediaan suku cadang yang berkualitas adalah kunci. Untuk memenuhi segala kebutuhan komponen kendaraan Anda, AstraOtoshop.com hadir sebagai solusi platform belanja suku cadang otomotif online terlengkap.
Dapatkan suku cadang orisinal mulai dari oli hingga komponen rem di AstraOtoshop.com dengan layanan pengiriman ke seluruh Indonesia. Jangan tunda perawatan Anda. Segera kunjungi platform kami dan temukan rekomendasi bengkel terpercaya seperti Astra Otoservice serta Shop & Drive untuk pengerjaan profesional.
Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai suku cadang, hubungi layanan konsumen AstraOtoshop di nomor telepon 1500725 atau chat melalui WhatsApp.