Apakah kecepatan stabil bisa membuat mobil lebih irit? Simak penjelasan lengkapnya di sini beserta tips hemat BBM.
Banyak pengemudi percaya bahwa kecepatan kendaraan memengaruhi tingkat konsumsi bahan bakar. Faktanya, kecepatan stabil bisa membuat mobil lebih irit saat Anda menempuh perjalanan jarak jauh.
Mengendalikan putaran mesin atau cara Anda menginjak pedal gas sangat penting untuk menjaga keiritan bensin. Dengan cara yang tepat, Anda bisa menghemat pengeluaran BBM hanya dengan mengubah gaya berkendara di jalan tol.
Pusat riset otomotif pernah melakukan pengujian mendalam terkait efisiensi bahan bakar kendaraan. Hasilnya secara konsisten menunjukkan bahwa mobil bermesin bensin dapat jauh lebih efisien di jalan raya.
Mobil bisa menjadi lebih irit karena melaju tanpa banyak berhenti. Sebaliknya, pengereman mendadak dan akselerasi tajam akan memaksa mesin mobil bekerja ekstra serta membakar lebih banyak bahan bakar.
Aerodinamika juga sangat berpengaruh pada kecepatan tinggi. Sebagaimana diketahui, kendaraan yang melewati batas tertentu akan menghadapi hambatan angin atau aerodynamic drag tinggi.
Semakin kencang sebuah mobil melaju, maka semakin besar pula daya dorong yang dibutuhkan. Hal inilah yang membuat indikator bensin lebih cepat turun saat Anda berkendara pada kecepatan tinggi.
Data riset juga memperlihatkan bahwa setiap mobil akan mengalami penurunan efisiensi saat dipacu dengan kencang. Rata-rata konsumsi BBM dipastikan memburuk jika batas kecepatan terus ditambah.
Sebaliknya, jika Anda menurunkan laju kendaraan secara teratur akan memberikan keuntungan luar biasa. Mengurangi kecepatan mobil menuju batas ideal terbukti mampu meningkatkan penghematan bahan bakar hingga sembilan persen.
Membuat mobil lebih irit bensin sebenarnya bermulai dari gaya berkendara dan pemanfaatan dari fitur kendaraan. Berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan:
Untuk menjaga putaran mesin tetap stabil, Anda bisa mengandalkan fitur cruise control. Fitur canggih ini dapat meminimalisir kesalahan pengemudi seperti menekan pedal gas secara berlebihan tanpa sadar.
Selain itu, penggunaan cruise control mampu meniru kondisi ideal dalam pengujian konsumsi bensin. Mobil Anda akan dibiarkan melaju pada kecepatan konstan tanpa lonjakan akselerasi yang kerap menguras isi tangki kendaraan.
Lantas bagaimana ketika berkendara di perkotaan agar tetap irit bensin? Simak pembahasan mengenai Cara Hemat BBM di Kemacetan.
Selain selalu memperhatikan jarum spidometer, Anda juga wajib memantau indikator putaran mesin atau tachometer. Menjaga angka RPM agar tetap rendah merupakan kunci utama agar mobil menjadi lebih irit bensin.
Pada mobil matic sekalipun, ketika Anda melaju dengan konstan di jalan raya transmisi juga akan berpindah menuju gigi tertinggi secara otomatis dengan halus. Pada posisi ideal ini, mesin bekerja santai tanpa perlu menyedot aliran bensin berlebih.
Banyak orang yang salah kaprah dan menganggap melaju selambat mungkin dapat menghemat bensin. Kenyataannya, berkendara sangat pelan pada gigi rendah justru membuat mesin bekerja dengan tidak efisien.
Pada kondisi ekstrem tersebut, rasio pembakaran bensin menjadi tidak sebanding dengan jarak tempuh. Ini menjadi jawaban teknis mengapa laju sedang namun konstan jauh lebih membuat hemat BBM.
Gaya berkendara hemat juga wajib diimbangi dengan kondisi mobil dan komponen mesin yang prima. Untuk itu, pastikan filter udara hingga oli mesin selalu diganti rutin agar tenaga tetap optimal.
Baca juga: Ganti Oli Mobil Berapa Bulan Sekali?
Oli mesin yang kotor dipastikan mampu menghambat kinerja berbagai komponen di dalam mobil Anda. Pemakaian onderdil yang berkualitas juga dapat membuat proses pembakaran di ruang mesin berjalan sempurna. Hasilnya, mobil Anda tidak hanya bertenaga namun juga efisien BBM.
Ya, kecepatan sangat memengaruhi tingkat konsumsi bahan bakar karena hambatan angin yang semakin besar. Semakin tinggi laju mobil, semakin banyak pula bensin yang dibutuhkan oleh mesin.
Kecepatan konstan yang dinilai paling ideal agar mobil irit bbm biasanya berada di rentang 80 hingga 100 kilometer per jam di jalan tol.
Berkendara dengan akselerasi halus, menjaga kecepatan konstan, dan mengatur putaran mesin (RPM) rendah. Menerapkan teknik mengemudi yang tepat dan perawatan mesin juga menjadi faktor pendukung.
Benar, melintasi rute menanjak akan selalu memaksa mesin kendaraan bekerja lebih keras dari biasanya. Beban kerja ekstra tersebut secara otomatis langsung meningkatkan volume bahan bakar yang terbakar.
Jarang servis mobil tidak hanya menurunkan tenaga mesin, namun juga bisa membuat konsumsi bahan bakar boros. Jika tarikan kendaraan mulai terasa berat meskipun Anda sudah melaju secara konstan, bisa menjadi tanda komponen yang bermasalah.
Oleh sebab itu, jadwalkan selalu perawatan kendaraan Anda dan pastikan hanya memakai suku cadang yang bermutu. Percayakan seluruh kebutuhan perawatan mobil pada AstraOtoshop.com, e-commerce resmi dari Astra yang menyediakan produk otomotif yang terjamin kualitasnya.
Untuk menjaga efisiensi pembakaran tetap sempurna, di Astra Otoshop, Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai pelumas mesin berkualitas dari merek Aspira hingga Shell Helix.
Selain oli mesin, kami juga menyediakan sparepart mobil seperti ban, aki, hingga shockbreaker. Penggunaan suku cadang orisinal secara konsisten juga dapat membuat performa kendaraan selalu berada dalam kondisi prima dan efisien.
Jangan biarkan komponen yang sudah aus menguras kantong akibat efisiensi BBM yang terus menurun setiap harinya. Yuk, segera periksa kendaraan Anda dan beli suku cadang terbaik di Astra Otoshop, atau hubungi layanan konsumen di nomor telepon 1500725 serta chat via WhatsApp untuk konsultasi keluhan mobil lebih lanjut!