Cara mengisi air aki mobil yang benar ternyata mudah. Ketahui langkah pengisian, perbedaan air aki biru dan merah, serta kesalahan yang harus dihindari.
Cara mengisi air aki mobil yang benar penting diketahui, terutama jika mobil Anda masih menggunakan aki basah. Pengisian air aki yang tepat dapat membantu menjaga performa aki, memperpanjang usia pakainya, serta memastikan sistem kelistrikan mobil tetap bekerja optimal.
Pada dasarnya, air aki hanya perlu ditambahkan ketika volumenya berada di bawah batas minimum (lower level). Namun, jangan asal menuangkan cairan ke dalam aki karena penggunaan jenis air yang salah atau pengisian yang berlebihan justru dapat mempercepat kerusakan aki.
Berikut langkah-langkah mengisi air aki mobil yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah.
Sebelum membuka aki, parkirkan mobil di permukaan yang datar dan matikan mesin. Cabut kunci kontak agar tidak ada arus listrik yang mengalir selama proses pengisian.
Apabila mesin baru saja digunakan, tunggu beberapa menit hingga suhu ruang mesin menurun sehingga proses pengisian lebih aman.
Sebelum mulai mengisi air aki, siapkan beberapa peralatan berikut:
Menggunakan sarung tangan sangat disarankan untuk menghindari kontak langsung dengan cairan aki yang bersifat korosif.
Lihat indikator Upper Level dan Lower Level yang terdapat pada sisi bodi aki.
Jika permukaan cairan berada di bawah garis Lower, artinya air aki perlu segera ditambahkan. Sebaliknya, jika masih berada di antara kedua garis tersebut, Anda belum perlu mengisinya.
Hindari membuka aki tanpa terlebih dahulu memeriksa indikator level air karena pengisian yang tidak diperlukan dapat mengganggu komposisi cairan elektrolit.
Buka seluruh tutup sel aki secara perlahan.
Sebelum membuka tutupnya, bersihkan terlebih dahulu bagian atas aki agar debu atau kotoran tidak masuk ke dalam sel aki karena dapat memengaruhi performa aki dalam jangka panjang.
Gunakan air aki biru untuk menambah volume cairan yang berkurang.
Tuangkan sedikit demi sedikit ke setiap sel hingga permukaan cairan berada di antara garis Lower dan Upper.
Jangan mengisi hingga terlalu penuh karena saat suhu aki meningkat, cairan dapat meluap dan menyebabkan korosi pada terminal maupun komponen logam di sekitarnya.
Catatan: Untuk penambahan rutin, gunakan air aki biru (air suling). Hindari menggunakan air keran atau air mineral karena kandungan mineralnya dapat merusak komponen di dalam aki.
Setelah seluruh sel terisi sesuai batas yang dianjurkan, pasang kembali semua tutup aki hingga rapat.
Kemudian, lap bagian atas aki apabila terdapat tetesan cairan agar tidak menimbulkan korosi pada terminal maupun dudukan aki.
Setelah selesai, hidupkan mesin mobil.
Apabila mesin dapat distarter dengan normal dan tidak ada indikator aki yang menyala di panel instrumen, berarti proses pengisian air aki berhasil dilakukan.
Namun, jika mobil masih sulit distarter meskipun air aki sudah ditambah, kemungkinan aki sudah mulai soak atau terdapat masalah pada sistem pengisian seperti alternator.
Baca Juga: Baca Juga: Langkah-Langkah Merawat Aki Mobil Ayla Agar Awet
Masih banyak pemilik mobil yang bingung memilih jenis air aki. Padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Jenis Air Aki | Fungsi | Kapan Digunakan |
| Air aki biru | Air suling (demineralisasi) | Untuk menambah volume air aki yang berkurang akibat penguapan |
| Air aki merah (air zuur) | Larutan asam sulfat | Digunakan saat pengisian awal aki baru atau dalam kondisi tertentu sesuai rekomendasi teknisi |
Untuk perawatan rutin, air aki biru merupakan pilihan yang tepat karena tidak mengubah kadar elektrolit di dalam aki. Sementara itu, air aki merah tidak disarankan digunakan sembarangan karena mengandung asam sulfat dengan konsentrasi tinggi.
Lakukan pemeriksaan apabila muncul beberapa gejala berikut:
Apabila dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan aki sehingga usia pakainya menjadi lebih pendek.
Agar aki lebih awet, hindari beberapa kesalahan berikut.
Air biasa mengandung mineral yang dapat meninggalkan endapan pada pelat aki sehingga menurunkan performanya.
Air yang melebihi batas Upper Level berpotensi meluap ketika aki bekerja dan menyebabkan korosi pada terminal aki maupun komponen logam di sekitarnya.
Air aki merah bukan digunakan sebagai cairan penambah volume air aki yang menguap. Penggunaan yang tidak tepat dapat membuat kadar elektrolit menjadi terlalu tinggi dan mempercepat kerusakan aki.
Selain berisiko menimbulkan percikan listrik, pengisian saat mesin masih hidup juga dapat membahayakan keselamatan karena aki menghasilkan gas hidrogen yang mudah terbakar.
Idealnya, volume air aki diperiksa setiap 2–4 minggu sekali, terutama pada kendaraan yang digunakan setiap hari atau sering menempuh perjalanan jauh.
Selain itu, lakukan pemeriksaan lebih sering apabila:
Pemeriksaan rutin membantu mencegah air aki turun di bawah batas minimum sehingga performa aki tetap optimal.
Baca juga: Perbedaan dan Fungsi Air Aki Zuur dan Air Accu
Tidak. Hanya mobil yang menggunakan aki basah yang memerlukan penambahan air aki secara berkala. Sementara itu, aki maintenance free (MF) atau aki kering umumnya tidak memerlukan pengisian air selama masa pakainya.
Tidak disarankan. Air mineral mengandung zat mineral yang dapat menimbulkan endapan pada pelat aki. Sebaiknya gunakan air aki biru atau air suling khusus aki.
Tidak. Isi air aki hingga berada di antara batas Lower dan Upper. Pengisian yang terlalu penuh dapat menyebabkan cairan meluap saat aki bekerja.
Umumnya aki basah memiliki usia pakai sekitar 2–4 tahun, tergantung kualitas aki, cara penggunaan kendaraan, serta perawatan yang dilakukan secara rutin.
Dalam mengisi air aki mobil tipe basah, terdapat langkah-langkah yang perlu diikuti agar prosesnya dapat dilakukan dengan tepat dan aman. Penting untuk mengisi air aki secara berkala guna menjaga kinerja yang baik dan mencegah kerusakan aki.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, proses pengisian air aki mobil tipe basah dapat dilakukan dengan benar. Selain menjaga kinerja aki, langkah-langkah ini juga akan memastikan sistem listrik di mobil tetap aman dan menghindari risiko kerusakan pada komponen mobil.
Jadi, pastikan untuk mengisi ulang air aki secara berkala dan mengikuti langkah-langkah yang tepat agar mobil Anda tetap dalam kondisi yang baik.
Untuk menemukan aki basah dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, dan pemesanan secara online hanya di Astraotoshop. Temukan jenis aki yang cocok dengan jenis kendaraan Anda sekarang!