Cari mobil dengan pajak murah dan irit BBM untuk kebutuhan harian? Berikut 10 rekomendasi terbaik yang ramah di kantong dan nyaman dikendarai setiap hari.
kebutuhan transportasi harian yang terus meningkat. Efisiensi bukan sekadar pilihan, melainkan keputusan finansial yang cerdas.
Selain pajak ringan, konsumsi BBM yang irit jadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan. Dua faktor ini, jika dipadukan, bisa menghemat pengeluaran Anda setiap bulannya.
Toyota Agya adalah city car LCGC yang lincah dan sangat hemat pajak. Kisaran pajak tahunannya sekitar Rp1,4 juta hingga Rp2 juta (tergantung tipe dan tahun produksi).
Agya sendiri sangat ideal untuk penggunaan di perkotaan. Dimensinya kompak, mudah bermanuver, dan konsumsi BBM-nya pun efisien untuk kebutuhan harian. Agya varian 1.0L bisa mencapai ~22 km/liter, sementara 1.2L di kisaran 19 km/liter dengan penggunaan dalam kota tercatat ~14–18 km/liter.
Toyota Calya adalah MPV LCGC 7 penumpang yang sangat populer di kalangan keluarga muda. Pajak tahunannya berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2,1 juta per tahun. Untuk mobil dengan tiga baris kursi, angka pajak itu sangat kompetitif.
Konsumsi BBM Toyota Calya juga sangat irit, berkisar 13,9–17 km/liter untuk dalam kota dan mencapai 20–28 km/liter di luar kota atau jalan tol.
Daihatsu Ayla menjadi salah satu mobil dengan pajak paling murah yang bisa ditemukan di pasar Indonesia saat ini. Pajak tahunannya berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp3,7 juta, tergantung tipe dan tahun produksi.
Sama seperti Agya, konsumsi BBM Daihatsu Ayla sangat irit, berkisar antara 13,5 hingga 25 km/liter tergantung rute, tipe mesin (1.0L atau 1.2L), dan gaya berkendara. Varian 1.0L lebih irit di angka 18–20 km/liter (kombinasi), sementara 1.2L di kisaran 14–18 km/liter. Menariknya pada rute tol, efisiensi bisa mencapai 20-23,5 km/liter
Honda Brio dikenal sebagai city car dengan desain sporty yang tidak bikin dompet menangis. Pajak tahunannya sekitar Rp1,7 juta hingga Rp2,9 juta dengan nilai jual kembali yang tetap tinggi.
Konsumsi BBM Honda Brio juga terkenal sangat irit, rata-rata mencapai 16-17 km/liter untuk rute kombinasi dan tembus 20-22 km/liter lebih di jalan tol.
Perlu diketahui, Brio Satya (LCGC) dan RS menggunakan mesin 1.2L i-VTEC yang efisien, dengan varian CVT cenderung lebih irit dibandingkan manual dalam kondisi lalu lintas stop-and-go.
Toyota Avanza tetap menjadi mobil keluarga paling banyak dicari di Indonesia. Pajaknya berkisar Rp1,36 juta hingga Rp2,9 juta per tahun dengan biaya perawatan yang mudah dan terjangkau.
Konsumsi BBM Avanza rata-rata 11–15 km/liter untuk dalam kota dan mencapai 17–19,7 km/liter di luar kota/tol. Model 1.3L cenderung lebih irit daripada 1.5L, sementara All New Avanza (CVT/Manual) menawarkan efisiensi lebih tinggi, seringkali mencatat 18–19 km/liter pada rute kombinasi.
Baca juga: Berapa Harga Ban Mobil untuk Avanza? Ini Kisaran Lengkapnya
Suzuki S-Presso adalah city car mungil dengan pajak tahunan yang sangat rendah, berkisar Rp1,3 juta hingga Rp1,9 juta. Desainnya terinspirasi dari gaya SUV mini yang cukup unik di kelasnya.
Suzuki S-Presso dikenal sebagai city car yang sangat irit bahan bakar, dengan konsumsi rata-rata di kisaran 17-21 km/liter rute dalam kota dan bisa mencapai 24-25 km/liter atau lebih untuk luar kota/tol.
Jika berbicara soal pajak paling murah, Wuling Air EV menjadi jawabannya. Berkat insentif kendaraan listrik dari pemerintah, pajak tahunannya hanya berkisar Rp225.000 hingga Rp250.000 per tahun.
Angka itu jauh lebih rendah dibanding kendaraan berbahan bakar konvensional mana pun. Untuk mobilitas harian dalam kota, Air EV jelas menjadi pilihan yang sulit diabaikan.
Bagi Anda pecinta mobil tua bangka (motuba), pilihan mobil berpajak murah justru semakin menarik. Nilai jualnya sudah turun, otomatis pajaknya pun ikut ringan. Berikut beberapa rekomendasinya:
Toyota Starlet Kapsul menjadi salah satu motuba paling bandel dari segmen hatchback. Populer di era 90-an berkat bentuknya yang compact dan performa mesin yang terbukti tangguh.
Soal pajak, Starlet Kapsul 1992 dengan kapasitas 1.300 cc seperti di wilayah Bekasi Kota hanya dikenai pajak sekitar Rp205.000, dan dengan opsen serta SWDKLLJ total menjadi sekitar Rp483.000 per tahun.
Konsumsi BBM Toyota Starlet Kapsul (EP81/EP82) tergolong irit untuk mobil era 90-an, dengan rata-rata 11 km/liter untuk pemakaian dalam kota dan mencapai 15 km/liter untuk luar kota atau jalan tol.
Suzuki Baleno Gen 1 menjadi pilihan motuba yang masih cukup diminati hingga sekarang. Desainnya sporty, manuvernya responsif, dan tampilan eksteriornya tetap memikat meski usianya tidak lagi muda.
Pajak tahunan Baleno Gen 1 keluaran 1996–2000 umumnya berkisar Rp800.000 hingga Rp1.500.000, tergantung tahun perakitan dan wilayah domisili. Untuk sedan 1.500–1.600 cc, angka itu tergolong sangat bersahabat.
Konsumsi BBM Suzuki Baleno tahun Gen 1 dikenal sangat irit, rata-rata mencapai 14–17 km/liter untuk rute luar kota. Berdasarkan uji komunitas, varian manual bahkan mencapai 1:17,8 km, sedangkan otomatis sekitar 1:14,1 km.
Isuzu Panther adalah legenda kendaraan diesel Indonesia yang lahir sejak 1991. Soal pajak, Panther generasi awal dan kedua dikenai biaya mulai dari Rp700.000 hingga Rp1,2 juta per tahun.
Isuzu Panther TBR52 (2.3L) dan TBR54 (2.5L) juga dikenal sangat efisien dengan konsumsi bahan bakar rata-rata di angka 10–13 km/liter untuk penggunaan harian.
Secara spesifik, Panther 2.3L cenderung berada di rentang 9–11 km/liter, sementara varian 2.5L sedikit lebih irit dan bertenaga dengan angka 10–13 km/liter, bahkan bisa menembus 15 km/liter untuk perjalanan luar kota yang stabil
Banyak calon pembeli mobil hanya fokus pada harga beli. Padahal, biaya pajak tahunan adalah pengeluaran rutin yang akan terus menemani selama kendaraan dimiliki.
Besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sendiri dihitung dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Semakin tinggi nilai jual mobil, maka semakin besar pula pajak yang harus dibayarkan setiap tahunnya.
Dengan memahami struktur pajak sejak awal, Anda bisa lebih bijak memilih kendaraan. Bukan hanya murah saat dibeli, tetapi juga ringan dalam jangka panjang.
Sebelum masuk ke daftar rekomendasi, penting bagi Anda untuk memahami rumus dasar penghitungan pajak kendaraan, adapun rumus menghitung PKB sebagai berikut:
NJKB × 1,5% + SWDKLLJ
Keterangan:
Sebagai gambaran, berikut contoh perhitungan Toyota Agya dengan NJKB Rp100 juta:
Ternyata pajak Toyota Agya tergolong sangat ringan untuk ukuran mobil penumpang. Maka wajar jika segmen LCGC menjadi favorit bagi mereka yang ingin hemat pajak.
Selain pajak tahunan, ada pula pajak lima tahunan yang dibayarkan saat perpanjangan STNK sekaligus ganti plat nomor.
Adapun total biaya yang perlu disiapkan meliputi PKB tahunan, SWDKLLJ, biaya administrasi sekitar Rp100.000, biaya STNK sekitar Rp200.000, dan TNKB sekitar Rp100.000.
Kembali ke contoh Toyota Agya, total pajak lima tahunannya diperkirakan sekitar Rp2.043.000. Angka ini terbilang sangat terjangkau untuk mobil dengan fungsi harian yang komplit.
Baca juga: 10 Daftar Aplikasi Cek Pajak Kendaraan Online yang Akurat & Terpercaya
Memiliki mobil dengan pajak ringan bukan berarti bisa lengah soal perawatan. Kondisi komponen yang prima justru menentukan apakah mobil tetap irit atau justru boros di luar dugaan.
Beberapa komponen yang wajib dicek rutin antara lain filter udara, busi, oli mesin, dan kondisi ban. Pada motuba, perhatian ekstra perlu diberikan pada seal mesin, selang radiator, dan sistem kelistrikan.
Anda bisa mendapatkan spare part berkualitas untuk semua jenis kendaraan di atas melalui AstraOtoShop.com. Tersedia berbagai pilihan produk otomotif original, mulai dari oli, filter, hingga aksesori kendaraan, semuanya dalam satu platform belanja yang praktis dan terpercaya.
Memilih mobil dengan pajak murah tidak harus berarti mengorbankan kenyamanan atau gaya berkendara. Yang terpenting, pastikan kendaraan pilihan Anda selalu dalam kondisi prima dengan perawatan berkala dan penggunaan sparepart yang tepat.
Untuk kebutuhan spare part dan aksesori kendaraan berkualitas, kunjungi AstraOtoShop.com, e-commerce resmi dari Astra yang menyediakan berbagai produk otomotif terpercaya untuk mobil baru maupun motuba kesayangan Anda. Untuk konsultasi lebih lanjut, hubungi kami melalui nomor telepon 1500725 atau langsung chat via WhatsApp.