Kenali penyebab oli menguap dan berkurang dengan cepat, cara membedakan penguapan dari kebocoran atau oli terbakar, serta solusinya.
Oli mesin bisa berkurang karena sebagian komponennya mengalami penguapan, tetapi oli yang cepat berkurang tidak selalu berarti menguap. Kebocoran, oli yang masuk ke ruang bakar, dan oli yang terbawa sebagai oil mist melalui sistem ventilasi crankcase juga dapat meningkatkan konsumsi oli.
Karena itu, sebelum menyimpulkan oli menguap, penting untuk membedakan jalur berkurangnya oli. Berikut penyebab, cara mengenali, dan solusi yang bisa dilakukan.
Baca Juga: Tips Mudah Cek Level Oli Mobil dengan Dipstick
Oli mesin bekerja pada temperatur tinggi dan memiliki komponen dengan tingkat volatilitas berbeda. Ketika terpapar panas, sebagian komponen yang lebih volatil dapat hilang melalui penguapan.
Karakteristik tersebut dapat dinilai melalui NOACK volatility, yaitu pengujian yang digunakan untuk mengetahui kehilangan massa oli akibat volatilitas pada kondisi pengujian tertentu.
Namun, volatilitas bukan satu-satunya faktor yang menentukan banyaknya oli yang berkurang. Kondisi mesin dan sistem ventilasi crankcase juga dapat memengaruhi konsumsi oli.
Penting diingat bahwa oli berkurang tidak sama dengan oli pasti menguap. Oli juga dapat keluar dari sistem karena kebocoran, terbawa sebagai oil mist, atau masuk ke ruang bakar dan terbakar.
Temperatur tinggi dapat meningkatkan kehilangan komponen oli yang volatil. Namun, kondisi ini tidak berarti mesin yang panas pasti membuat oli cepat habis.
Jika level oli turun cukup banyak atau berulang dalam waktu singkat, penyebab lain tetap perlu diperiksa, termasuk kebocoran dan konsumsi oli internal.
Formulasi oli memengaruhi karakteristik volatilitasnya. Karena itu, dua oli dengan viskositas yang sama belum tentu memiliki tingkat kehilangan akibat volatilitas yang sama.
Penggunaan oli tetap harus mengikuti spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan kendaraan, termasuk tingkat viskositas dan standar yang dipersyaratkan.
Sistem ventilasi crankcase membantu mengatur gas yang terbentuk di dalam crankcase. Aliran tersebut dapat mengandung kabut oli atau oil mist yang kemudian perlu dipisahkan dan dikelola oleh sistem.
Jika sistem ventilasi atau pemisahan oil mist mengalami masalah, konsumsi oli dapat meningkat. Kondisi ini berbeda dengan penguapan karena oli terbawa dalam bentuk kabut atau partikel cair yang sangat halus, bukan semata-mata berubah menjadi uap karena panas.
Oli yang masuk ke ruang bakar dapat ikut terbakar sehingga level oli berkurang. Kondisi ini dapat berkaitan dengan masalah atau keausan pada piston ring, cylinder liner, komponen valvetrain, maupun bagian lain yang mengatur jalur oli.
Salah satu indikasi yang dapat muncul adalah asap kebiruan dari knalpot. Namun, gejala tersebut tidak cukup untuk menentukan komponen yang rusak sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Oli juga dapat berkurang karena keluar dari sistem pelumasan melalui gasket, seal, sambungan, atau komponen lainnya.
Kebocoran tidak selalu langsung menghasilkan genangan besar di bawah mobil. Oli bisa menempel pada komponen mesin atau menyebar ke area lain sehingga sumbernya perlu ditelusuri.
Baca Juga: Oli Mesin Mobil Bocor? Simak Ciri-Ciri, Dampak dan Solusinya
Perhatikan indikasi berikut sebagai pemeriksaan awal:
Indikasi | Kemungkinan yang perlu diperiksa |
| Level oli turun tanpa terlihat rembesan | Volatilitas dan konsumsi oli internal perlu diperiksa |
| Ada noda atau rembesan oli | Kebocoran eksternal |
| Muncul asap kebiruan dari knalpot | Kemungkinan oli masuk dan terbakar di ruang bakar |
| Ditemukan oil mist atau oli berlebih pada jalur intake | Sistem ventilasi crankcase dan pemisahan oil mist perlu diperiksa |
| Level oli terus turun setelah ditambah | Sumber konsumsi atau kehilangan oli perlu dicari |
Indikasi tersebut bukan diagnosis pasti. Setiap mesin memiliki desain sistem pelumasan dan ventilasi yang berbeda sehingga pemeriksaan harus disesuaikan dengan kendaraan.
Penanganannya bergantung pada penyebab yang ditemukan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu:
Menambah oli dapat mengembalikan level oli, tetapi tidak menyelesaikan penyebab jika oli terus berkurang.
Lakukan pemeriksaan lebih lanjut jika level oli turun berulang kali dalam waktu relatif singkat, terdapat rembesan, muncul asap kebiruan dari knalpot, atau mesin menunjukkan suara dan gejala yang tidak normal.
Pada kendaraan yang menggunakan turbocharger, sistem turbo juga perlu diperiksa jika terdapat indikasi konsumsi oli karena komponen tersebut memiliki jalur oli dan dapat menjadi salah satu sumber masalah.
Jangan menunggu sampai level oli berada jauh di bawah batas minimum. Kekurangan oli dapat mengurangi kemampuan sistem pelumasan dalam menjaga komponen mesin tetap terlumasi.
Baca Juga: Panduan Lengkap Jadwal Servis Mobil Rahasia Kendaraan Awet
Bisa. Sebagian komponen oli memiliki volatilitas dan dapat mengalami kehilangan akibat temperatur tinggi. Namun, oli yang cepat berkurang tidak otomatis disebabkan oleh penguapan.
Selain penguapan, oli dapat terbawa sebagai oil mist melalui sistem ventilasi crankcase atau masuk ke ruang bakar dan terbakar. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui jalur berkurangnya oli.
Tidak selalu. Yang perlu dilakukan adalah mencari penyebab berkurangnya oli dan memastikan oli yang digunakan sesuai spesifikasi kendaraan.
Penyebab oli menguap bukan satu-satunya alasan level oli mesin cepat berkurang. Volatilitas oli, oil mist, kebocoran, dan oli yang terbakar merupakan kondisi yang berbeda dan membutuhkan pemeriksaan yang berbeda pula.
Pastikan level oli diperiksa secara berkala dan gunakan oli mesin sesuai spesifikasi kendaraan. Jika oli terus berkurang atau muncul gejala tidak normal, lakukan pemeriksaan di bengkel agar sumber masalah dapat ditemukan sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
Untuk kebutuhan oli mesin dan produk perawatan kendaraan, Astra Otoshop menyediakan berbagai pilihan oli mobil ASPIRA hingga Shell HELIX Astra berikut e-voucher layanannya.
Pilih produk berdasarkan spesifikasi yang direkomendasikan untuk kendaraan, bukan hanya berdasarkan tingkat kekentalannya. Hubungi layanan konsumen Astra Otoshop melalui 1500725 atau konsultasi lewat WhatsApp resmi untuk mendapatkan oli yang paling sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.