Penyebab shockbreaker motor keras bisa berasal dari oli sokbreker yang habis hingga per yang sudah lemah. Kenali tanda-tandanya lebih awal dan temukan solusinya di sini.
Penyebab shockbreaker motor keras perlu dikenali sejak dini agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Getaran berlebih saat melewati jalan rusak adalah sinyal awal yang tidak boleh diabaikan.
Shockbreaker yang kaku membuat motor terasa "mental" ketika melewati jalanan bergelombang. Kondisi ini tidak hanya membuat tubuh cepat lelah, tapi juga mempercepat kerusakan pada komponen kaki-kaki motor lainnya.
Shockbreaker atau sokbreker adalah komponen penting dari sistem suspensi yang bertugas meredam kejut akibat kondisi jalan yang tidak rata. Tanpa sokbreker yang berfungsi baik, setiap guncangan akan langsung dirasakan oleh pengendara.
Komponen ini bekerja dengan memanfaatkan tekanan oli hidraulis dan per (coil spring) untuk menyerap dan mendistribusikan beban secara merata. Keduanya harus dalam kondisi prima agar suspensi bisa bekerja optimal.
Ada beberapa kondisi yang bisa membuat sokbreker motor terasa kaku dan tidak nyaman. Untuk itu, penting untuk mengenali masing-masing penyebabnya agar penanganan bisa dilakukan dengan tepat.
Oli di dalam tabung shockbreaker berfungsi sebagai pelumas sekaligus peredam gerakan piston. Jika oli habis atau sudah terkontaminasi kotoran, maka sokbreker akan terasa kaku dan tidak mampu menyerap getaran dengan baik.
Kondisi ini umum terjadi pada motor yang jarang menjalani servis berkala. Untuk itu, selain mengganti oli mesin, sebaiknya ganti juga oli sokbreker secara berkala.
Seal berperan menjaga oli tetap di dalam tabung dan melindungi komponen internal dari debu serta kotoran. Saat seal aus, oli akan merembes keluar dan tekanan di dalam tabung menjadi tidak stabil.
Akibatnya, pergerakan sokbreker menjadi tidak konsisten, kadang terasa keras, atau kadang justru terlalu amblas. Ini salah satu penyebab yang paling sering ditemui di motor dengan usia pakai lebih dari tiga tahun tanpa perawatan shockbreaker.
Batang sokbreker yang kotor akibat lumpur atau debu jalanan dapat menghambat gerakan naik-turun piston di dalam tabung. Gesekan yang timbul inilah yang membuat sokbreker terasa berat saat bergerak.
Penyebab yang satu ini sering luput dari perhatian. Padahal, membersihkan area kaki-kaki motor secara rutin bisa mencegah masalah ini sejak awal.
Per yang bengkok atau tidak simetris dapat menimbulkan gesekan internal sehingga sokbreker terasa berat saat ditekan. Kondisi ini berbeda dengan per yang lemah, yang justru membuat sokbreker terlalu mudah amblas.
Sokbreker memiliki masa pakai yang terbatas. Meski secara fisik terlihat masih utuh, komponen yang sudah terlalu tua akan kehilangan elastisitasnya dan tidak mampu bekerja secara optimal.
Baca juga: Produk Terbaru Kayaba Shockbreaker, Garansi Resmi!
Sebelum kerusakan shockbreaker semakin parah, ada beberapa gejala yang bisa Anda waspadai sejak dini:
Jika Anda mengalami satu atau lebih dair gejala di atas, segera lakukan pemeriksaan ke bengkel. Jangan tunggu sampai sokbreker benar-benar tidak berfungsi.
Baca juga: 10 Rekomendasi Merek Shockbreaker Motor Matic Terbaik, Empuk dan Awet!
Penanganan dari kerusakan shockbreaker tergantung pada penyebab yang ditemukan. Adapun berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
Shockbreaker yang keras bukan sekadar soal kenyamanan berkendara. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini bisa memengaruhi stabilitas motor dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat menikung atau melaju di kecepatan tinggi.
Segera lakukan pengecekan jika Anda mulai merasakan gejala-gejala yang sudah disebutkan di atas. Selain itu, gunakan spare part yang tepat agar hasil perawatan benar-benar optimal dan tahan lama.
Untuk kebutuhan penggantian shockbreaker, AstraOtoshop.com menyediakan berbagai pilihan spare part suspensi motor dari brand terpercaya, seperti Kayaba yang terjamin kualitasnya.
Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai suku cadang yang sesuai dengan motor Anda, hubungi layanan konsumen Astra Otoshop di nomor telepon 1500725 atau chat langsung melalui WhatsApp.