Kenali tanda oli mobil kurang volume, cara mengecek level oli yang benar, penyebabnya, dan solusi agar pelumasan mesin tetap optimal.
Oli mobil kurang volume paling mudah diketahui dari level oli yang berada di bawah batas minimum saat diperiksa menggunakan dipstick. Selain itu, lampu indikator oli menyala, suara mesin berubah, atau level oli terus menurun saat dipantau juga perlu diperhatikan.
Namun, tidak semua gejala tersebut otomatis berarti volume oli kurang. Lampu indikator oli, misalnya, juga dapat berkaitan dengan tekanan atau sistem pelumasan. Karena itu, lakukan pengecekan level oli terlebih dahulu sebelum menentukan penyebabnya.
Baca Juga: Tips Mudah Cek Level Oli Mobil dengan Dipstick
Ini merupakan tanda yang paling mudah dikonfirmasi. Saat dipstick diperiksa, posisi oli berada di bawah tanda minimum atau batas bawah yang ditentukan produsen.
Pengecekan perlu dilakukan dengan prosedur yang sesuai manual kendaraan. Posisi mobil, kondisi mesin, dan waktu pemeriksaan dapat memengaruhi hasil pembacaan.
Lampu indikator oli yang menyala saat mesin hidup perlu diperhatikan. Namun, indikator ini bukan alat ukur volume oli.
Lampu tersebut dapat berkaitan dengan tekanan oli atau masalah lain pada sistem pelumasan. Jika menyala, jangan langsung berasumsi oli pasti kurang. Periksa level oli dan ikuti prosedur pada manual kendaraan.
Volume oli yang tidak mencukupi dapat mengganggu proses pelumasan dan membuat gesekan antarkomponen tidak optimal. Salah satu gejala yang mungkin muncul adalah suara mesin yang lebih kasar atau tidak seperti biasanya.
Meski demikian, suara mesin juga dapat disebabkan masalah komponen lain. Jadi, gejala ini sebaiknya digunakan sebagai alasan untuk melakukan pemeriksaan, bukan sebagai diagnosis tunggal.
Jika level oli sudah sesuai tetapi kembali turun setelah kendaraan digunakan, perhatikan polanya. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya kebocoran atau konsumsi oli yang perlu diperiksa.
Mencatat level oli secara berkala dengan kondisi pengecekan yang sama dapat membantu mengetahui apakah penurunannya terjadi berulang.
Beberapa kondisi yang dapat membuat level oli turun antara lain:
Oli mobil bocor dapat keluar melalui seal, gasket, filter oli, baut pembuangan, atau sambungan komponen yang tidak lagi rapat.
Bercak atau tetesan oli di bawah mobil dan area mesin yang basah dapat menjadi petunjuk adanya kebocoran.
Oli dapat masuk ke ruang bakar dan ikut terbakar sehingga levelnya berkurang tanpa meninggalkan tetesan di bawah mobil. Keausan ring piston atau masalah pada seal batang katup dapat menjadi salah satu penyebabnya.
Asap kebiruan dari knalpot dapat menjadi salah satu petunjuk oli ikut terbakar, tetapi pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk menentukan sumber masalah.
Konsumsi oli dapat dipengaruhi pola penggunaan tertentu, seperti putaran mesin tinggi atau akselerasi dan deselerasi yang sering. Karena itu, penurunan level oli tidak selalu menunjukkan adanya kerusakan komponen.
Penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan dapat memengaruhi kinerja pelumasan dan konsumsi oli. Pastikan viskositas dan spesifikasi oli mengikuti rekomendasi produsen.
Jangan hanya mengandalkan suara mesin atau lampu indikator. Pastikan level oli dengan langkah berikut:
Prosedur pengecekan memang dapat berbeda menurut model kendaraan, sehingga petunjuk manual tetap menjadi acuan utama.
Tindakan yang diperlukan bergantung pada hasil pemeriksaan.
Jika level hanya sedikit di bawah batas yang ditentukan, tambahkan oli sesuai spesifikasi kendaraan. Hindari mengisi secara berlebihan karena level oli juga perlu berada dalam rentang yang direkomendasikan.
Jika oli kembali berkurang, jangan hanya terus menambahnya. Periksa kemungkinan kebocoran atau konsumsi oli internal.
Sementara itu, jika indikator tekanan oli menyala saat mesin hidup, jangan menganggap masalah selesai hanya dengan menambahkan oli. Lakukan pemeriksaan sesuai prosedur kendaraan karena masalah tersebut dapat berkaitan dengan tekanan atau sistem pelumasan.
Segera lakukan pemeriksaan jika:
Semakin cepat sumber masalah diketahui, semakin mudah menentukan tindakan yang diperlukan sebelum kondisi berkembang menjadi kerusakan pada komponen mesin.
Baca Juga: Panduan Lengkap Jadwal Servis Mobil Rahasia Kendaraan Awet
Cara paling tepat adalah memeriksa level oli menggunakan dipstick atau metode yang ditentukan produsen. Jika level berada di bawah batas minimum, volume oli perlu diperhatikan dan ditambah sesuai spesifikasi kendaraan.
Belum tentu. Lampu indikator oli dapat berkaitan dengan tekanan atau masalah lain pada sistem pelumasan, sehingga level oli perlu diperiksa secara langsung.
Boleh jika level memang berada di bawah batas yang ditentukan, tetapi gunakan oli dengan spesifikasi yang sesuai. Jika level terus turun, cari penyebabnya dan jangan hanya mengandalkan penambahan oli.
Mengenali tanda oli mobil kurang volume sebaiknya dimulai dari pemeriksaan level oli, bukan hanya mengandalkan lampu indikator atau perubahan suara mesin. Jika level terus menurun, periksa kemungkinan kebocoran, konsumsi oli internal, dan kesesuaian oli yang digunakan.
Untuk menjaga kebutuhan pelumasan mesin, gunakan oli mobil ASPIRA hingga Shell HELIX Astra berikut e-voucher layanannya hanya di AstraOtoshop.com. Pastikan produk yang dipilih mengikuti rekomendasi produsen agar sesuai dengan kebutuhan mesin.
Butuh bantuan lanjut untuk memilih oli yang paling sesuai dengan spesifikasi mobil Anda? Hubungi layanan konsumen Astra Otoshop melalui 1500725 atau konsultasi lewat WhatsApp resmi kami.