Apa itu leasing motor? Kenali pengertian, cara kerja, biaya, kelebihan, kekurangan, dan perbedaannya dengan kredit motor sebelum memilih pembiayaan.
Apa itu leasing motor? Sederhananya, leasing motor adalah metode pembiayaan pembelian motor secara cicilan melalui perusahaan pembiayaan.
Dalam skema ini, perusahaan pembiayaan membiayai pembelian motor sesuai perjanjian, lalu konsumen membayar cicilan beserta biaya pembiayaan sampai kewajibannya selesai.
Sebelum mengajukan, penting memahami cara kerja leasing, komponen biaya, serta perbedaannya dengan kredit agar dapat memilih skema yang sesuai dengan kemampuan finansial.
Baca Juga: Panduan Membeli Motor Baru dengan Tepat
Ketika seseorang mengatakan ingin "ambil motor lewat leasing", biasanya yang dimaksud adalah mengajukan pembiayaan motor dengan skema cicilan.
Leasing motor adalah fasilitas pembiayaan yang memungkinkan Anda memiliki dan menggunakan motor dengan pembayaran secara angsuran melalui perusahaan pembiayaan.
Dalam praktiknya, perusahaan pembiayaan membiayai pembelian kendaraan sesuai perjanjian, sementara konsumen membayar kewajiban tersebut secara berkala hingga tenor berakhir.
Dalam prosesnya, perusahaan pembiayaan akan menilai pengajuan konsumen sebelum menentukan apakah pembiayaan dapat diberikan.
Jika disetujui, konsumen perlu memenuhi kewajiban sesuai kontrak, seperti membayar uang muka, angsuran bulanan, dan biaya lain yang tercantum dalam perjanjian.
Hal penting lainnya adalah status kendaraan selama masa pembiayaan. Dokumen kepemilikan dan jaminan kendaraan mengikuti struktur perjanjian yang dibuat dengan perusahaan pembiayaan.
Oleh karena itu, konsumen perlu memahami ketentuan kontrak, termasuk kewajiban pembayaran, penggunaan kendaraan, serta konsekuensi jika terjadi keterlambatan atau pelunasan lebih awal.
Secara umum, proses leasing motor berlangsung melalui beberapa tahap berikut.
Konsumen memilih motor yang ingin dibeli di dealer atau saluran penjualan yang bekerja sama dengan perusahaan pembiayaan.
Konsumen mengajukan pembiayaan dengan memberikan dokumen dan informasi yang diperlukan. Perusahaan pembiayaan kemudian melakukan proses analisis kelayakan kredit.
Perusahaan pembiayaan kemudian melakukan analisis terhadap data dan kemampuan calon konsumen sebelum memberikan persetujuan.
Tahap ini penting karena persetujuan pembiayaan tidak hanya berkaitan dengan motor yang ingin dibeli, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan konsumen dalam memenuhi kewajiban pembayaran.
Jika pengajuan disetujui, konsumen akan memperoleh informasi mengenai skema pembiayaan yang dapat dipilih.
Setelah pengajuan disetujui, konsumen akan memperoleh rincian skema pembiayaan yang ditawarkan. Pada tahap ini, perhatikan jumlah uang muka, besar angsuran, tenor, dan biaya lain yang tercantum sebelum menyetujuinya.
Jangan hanya memilih berdasarkan cicilan bulanan paling rendah. Tenor yang lebih panjang memang dapat membuat angsuran terlihat lebih ringan, tetapi total pembayaran selama masa pembiayaan bisa lebih besar.
Setelah proses pembiayaan selesai, konsumen membayar uang muka sesuai kesepakatan dan melanjutkan pembayaran cicilan setiap bulan sampai tenor berakhir.
Baca Juga: Cara Beli Motor Tarikan Leasing: Tips Aman dan Legal!
Penting untuk diketahui bahwa Anda sebaiknya jangan hanya melihat nominal cicilan ketika membandingkan penawaran leasing.
Dua penawaran dengan cicilan bulanan yang terlihat sama dapat memiliki total pembayaran berbeda.
Beberapa komponen yang mungkin muncul dalam pembiayaan antara lain:
Besarnya setiap komponen dapat berbeda antara perusahaan pembiayaan dan program yang ditawarkan.
Leasing dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin membeli motor tanpa membayar seluruh harga kendaraan sekaligus.
Beberapa kelebihannya antara lain:
Konsumen cukup menyiapkan uang muka dan melanjutkan pembayaran melalui angsuran sesuai tenor yang disepakati. Dengan begitu, pembelian motor tidak harus dilakukan dengan menyediakan dana sebesar harga kendaraan secara penuh di awal.
Program pembiayaan biasanya menyediakan beberapa pilihan tenor. Konsumen dapat mempertimbangkan jangka waktu pembayaran berdasarkan kemampuan membayar cicilan setiap bulan.
Namun, tenor yang lebih panjang tidak selalu berarti lebih hemat. Sebelum memilih, bandingkan juga total pembayaran selama masa pembiayaan.
Pengajuan pembiayaan umumnya dapat dilakukan melalui dealer atau mitra perusahaan pembiayaan yang tersedia. Hal ini membuat proses pembelian dan pengajuan pembiayaan dapat dilakukan dalam rangkaian proses yang sama.
Di balik kemudahan pembayaran secara angsuran, leasing juga memiliki kewajiban yang perlu diperhitungkan sebelum mengambil pembiayaan.
Harga motor secara kredit tidak cukup dibandingkan berdasarkan nominal cicilan. Konsumen juga perlu memperhitungkan uang muka, seluruh angsuran, biaya pembiayaan, serta biaya lain yang tercantum dalam perjanjian.
Karena itu, cicilan bulanan yang terlihat rendah belum tentu menghasilkan total pembayaran yang lebih kecil.
Setelah pembiayaan disetujui, konsumen memiliki kewajiban membayar angsuran sesuai jadwal sampai seluruh kewajiban dalam perjanjian selesai.
Pastikan jumlah cicilan masih dapat ditanggung bersama kebutuhan rutin lainnya agar pembiayaan tidak menjadi beban finansial.
Pembayaran yang terlambat dapat menimbulkan biaya atau konsekuensi lain sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian. Karena itu, konsumen perlu mengetahui tanggal jatuh tempo, biaya keterlambatan, serta ketentuan lain sebelum menyetujui pembiayaan.
Secara sederhana, leasing motor dan kredit motor sama-sama memungkinkan pembelian kendaraan dengan pembayaran secara angsuran. Perbedaannya lebih banyak terletak pada istilah dan pihak yang menyediakan fasilitas pembiayaan serta ketentuan kontraknya.
Simak tabel berikut untuk lebih memahami perbedaannya.
Aspek | Leasing/Pembiayaan Motor | Kredit Motor |
| Pengertian umum | Umumnya merujuk pada pembiayaan kendaraan melalui perusahaan pembiayaan | Istilah umum untuk fasilitas pembiayaan dengan pembayaran angsuran |
| Penyedia | Perusahaan pembiayaan | Dapat berupa perusahaan pembiayaan atau lembaga keuangan |
| Pembayaran | Uang muka dan angsuran sesuai perjanjian | Angsuran sesuai perjanjian kredit |
| Biaya | Bunga/biaya pembiayaan dan biaya lain sesuai kontrak | Bunga/biaya kredit dan biaya lain sesuai kontrak |
| Tenor | Mengikuti program pembiayaan | Mengikuti produk kredit yang dipilih |
Jadi, leasing pada dasarnya merupakan salah satu bentuk pembiayaan kendaraan, sedangkan kredit merupakan istilah yang lebih umum untuk fasilitas pembiayaan dengan pembayaran secara angsuran.
Sebelum memilih, bandingkan setidaknya:
Misalnya, pembiayaan A menawarkan cicilan Rp1 juta selama 36 bulan, sedangkan pembiayaan B menawarkan Rp1,2 juta selama 24 bulan.
Cicilan A terlihat lebih ringan, tetapi total cicilan A mencapai Rp36 juta, sedangkan B Rp28,8 juta, belum termasuk uang muka dan biaya lainnya. Jadi, membandingkan cicilan bulanan saja tidak cukup.
Baca Juga: Tips Kredit Motor Bekas: Cara Cek Kondisi, DP dan Cicilan agar Tidak Salah Pilih
Agar tidak salah memilih pembiayaan, lakukan beberapa langkah berikut:
Pastikan cicilan tetap dapat dibayar setelah kebutuhan rutin, tabungan, dan pengeluaran lainnya diperhitungkan.
Jangan berhenti pada pertanyaan "berapa cicilannya?". Tanyakan juga berapa total dana yang perlu dikeluarkan sampai pembiayaan selesai.
Periksa seluruh biaya, tenor, tanggal jatuh tempo, denda, asuransi, serta ketentuan pelunasan sebelum menandatangani kontrak.
Sebelum mengajukan pembiayaan, pastikan perusahaan pembiayaan memiliki izin dan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi legalitas dapat diperiksa melalui kanal resmi OJK.
Uang muka rendah memang dapat mengurangi pengeluaran di awal, tetapi dapat memengaruhi jumlah pembiayaan dan cicilan yang harus dibayarkan. Hitung keseluruhan biaya sebelum memilih.
Leasing motor adalah fasilitas pembiayaan untuk membeli motor dengan pembayaran secara angsuran melalui perusahaan pembiayaan sesuai perjanjian.
Dalam penggunaan sehari-hari, keduanya sering merujuk pada pembelian motor secara cicilan. Secara teknis, leasing lebih mengacu pada skema atau perusahaan pembiayaan, sedangkan kredit merupakan istilah yang lebih umum untuk pembiayaan dengan pembayaran secara angsuran.
Umumnya leasing dapat mensyaratkan uang muka dalam pembiayaan motor, tetapi jumlah dan ketentuannya bergantung pada program serta perusahaan pembiayaan yang dipilih.
Keterlambatan dapat menimbulkan biaya atau konsekuensi lain sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian pembiayaan. Karena itu, pastikan memahami aturan pembayaran sebelum mengajukan pembiayaan.
Belum tentu. Tenor yang lebih panjang dapat membuat cicilan bulanan lebih rendah, tetapi total pembayaran selama masa pembiayaan perlu dibandingkan sebelum mengambil keputusan.
Memahami apa itu leasing motor membantu Anda melihat pembelian kendaraan secara lebih menyeluruh. Jangan hanya mempertimbangkan besarnya uang muka atau cicilan bulanan, tetapi periksa juga total pembayaran, biaya tambahan, tenor, dan ketentuan dalam perjanjian.
Jika ingin membeli motor secara kredit, pastikan skema pembiayaan yang dipilih sesuai dengan kemampuan finansial dan kebutuhan penggunaan kendaraan. Dengan begitu, cicilan tetap dapat dikelola tanpa mengganggu kebutuhan finansial lainnya.
Agar kondisi motor tetap prima hingga cicilan tersebut lunas, cek kondisi motor secara berkala di Aspira Motoquick atau Shop & Bike yang didukung teknisi berpengalaman.
Untuk menemukan berbagai kebutuhan perawatan motor, mulai dari oli mesin, busi, aki, hingga sparepart original yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan, Anda bisa mengunjungi situs AstraOtoshop.com.
Apabila Anda membutuhkan rekomendasi produk yang sesuai, jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan Astra Otoshop melalui 1500725 atau WhatsApp resmi kami.