Lampu ABS mobil menyala di speedometer? Cari tahu penyebab indikator ABS muncul dan cara mengatasinya dengan mudah! Periksa sistem ABS mobil Anda.
Saat lampu ABS menyala di panel instrumen, banyak pengemudi langsung merasa panik. Apalagi jika indikator ABS muncul di speedometer mobil dan tidak kunjung mati setelah mesin hidup.
Ketika mobil menyala, terkadang lampu indikator ABS memang ikut menyala sebagai bagian dari proses pengecekan sistem. Namun, jika lampu indikator ABS menyala terus, hal ini bisa menandakan adanya gangguan pada sistem ABS mobil.
Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab lampu indikator ABS menyala, risiko yang mungkin terjadi, serta cara mengatasinya agar Anda tetap aman saat berkendara.
Baca Juga: Apa itu ABS pada Motor: Kunci Keselamatan Berkendara
Sebelum membahas lebih jauh tentang abs menyala pada mobil, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu ABS mobil dan mengapa sistem ini sangat penting.
ABS adalah singkatan dari Anti-lock Braking System, yaitu sistem pengereman yang mencegah roda terkunci saat terjadi pengereman mendadak. Dengan teknologi ini, pengemudi tetap bisa mengontrol arah kendaraan meski mengerem secara tiba-tiba.
Sistem ABS mobil bekerja dengan sensor di setiap roda yang memantau kecepatan putaran roda dan mengatur tekanan rem secara otomatis.
Berikut fungsi utama ABS mobil untuk keselamatan berkendara:
Setelah memahami peran pentingnya, mari kita bahas apakah lampu ABS menyala saat mobil menyala itu normal atau tidak.
Banyak pengemudi bertanya-tanya apakah kondisi ini berbahaya. Jawabannya tergantung pada durasi indikator menyala. Normalnya, saat mobil menyala, lampu ABS menyala selama beberapa detik saja. Hal ini terjadi karena sistem sedang melakukan pengecekan sensor dan modul ABS.
Namun, jika lampu indikator ABS menyala terus atau bahkan berkedip saat kendaraan digunakan, kondisi tersebut tidak normal dan perlu diperiksa lebih lanjut. Selanjutnya, mari kita bahas penyebab lampu indikator ABS menyala di speedometer mobil.
Berikut beberapa penyebab lampu indikator ABS menyala yang paling umum terjadi:
Sensor ABS terletak di area roda dan berfungsi membaca kecepatan putaran roda secara real time. Komponen ini sangat sensitif terhadap kotoran dan kondisi lingkungan.
Jika sensor tertutup lumpur, debu, atau air hujan, pembacaan data menjadi tidak akurat. Sistem kemudian menganggap ada gangguan dan menyalakan indikator ABS di speedometer.
Dalam kondisi yang lebih serius, sensor yang rusak total tidak dapat mengirimkan sinyal ke modul ABS. Akibatnya, sistem ABS tidak bekerja optimal dan lampu indikator tetap menyala.
Kabel sensor ABS menghubungkan sensor dengan modul utama sistem pengereman. Seiring usia kendaraan atau akibat benturan keras, kabel bisa mengalami kerusakan.
Kabel yang longgar atau putus membuat sinyal dari sensor tidak tersampaikan dengan baik. Sistem kemudian mendeteksi adanya kesalahan dan abs menyala pada mobil sebagai peringatan.
Masalah kabel sering kali tidak terlihat dari luar, sehingga perlu pemeriksaan lebih detail di bengkel menggunakan alat khusus.
Modul ABS merupakan pusat pengendali sistem Anti-lock Braking System. Komponen ini mengatur tekanan rem secara otomatis saat terjadi pengereman mendadak.
Jika modul mengalami kerusakan, sistem tidak dapat menjalankan fungsinya dengan normal. Hal ini membuat lampu indikator ABS menyala terus sebagai tanda adanya gangguan serius.
Kerusakan modul biasanya membutuhkan penanganan profesional karena melibatkan sistem elektronik yang kompleks.
Sistem ABS bergantung pada suplai listrik yang stabil dari aki. Jika tegangan aki melemah, berbagai sistem elektronik mobil dapat terganggu.
Tegangan yang tidak stabil bisa menyebabkan sistem ABS membaca error meskipun tidak ada kerusakan mekanis. Inilah sebabnya indikator ABS kadang menyala saat aki mulai soak.
Melakukan pengecekan kondisi aki secara berkala dapat membantu mencegah masalah ini terjadi.
Minyak rem berperan penting dalam sistem pengereman, termasuk pada ABS mobil. Jika level cairan terlalu rendah, sistem bisa mendeteksi ketidaksesuaian tekanan.
Kondisi ini memicu error pada sistem dan membuat lampu indikator menyala. Selain itu, minyak rem yang kotor atau sudah lama tidak diganti juga bisa memengaruhi performa pengereman.
Pastikan selalu memeriksa dan mengganti minyak rem sesuai jadwal servis untuk menjaga sistem ABS tetap optimal.
Sekring berfungsi melindungi sistem kelistrikan dari lonjakan arus. Jika fuse ABS putus, sistem tidak mendapatkan aliran listrik yang cukup untuk bekerja.
Akibatnya, indikator ABS mobil menyala sebagai tanda bahwa sistem tidak aktif.
Mengganti sekring dengan spesifikasi yang sesuai dapat menjadi solusi sederhana jika memang ini penyebabnya. Namun, jika sekring kembali putus, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber masalahnya.
Ketika lampu ABS menyala terus, biasanya sistem ABS menjadi nonaktif sementara. Artinya, fitur anti-lock tidak bekerja meskipun rem utama tetap berfungsi.
Rem masih bisa digunakan seperti biasa, tetapi tanpa bantuan ABS mobil. Kondisi ini meningkatkan risiko roda terkunci saat pengereman mendadak.
Untuk mengurangi risiko tersebut, berikut cara mengatasinya.
Jika lampu indikator ABS menyala, Anda bisa melakukan beberapa langkah awal berikut:
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan saat lampu ABS menyala adalah mematikan mesin kendaraan. Tunggu beberapa menit sebelum menyalakannya kembali agar sistem benar-benar berhenti dan melakukan reset sederhana.
Terkadang, indikator menyala karena error sementara pada sistem elektronik. Hal ini bisa terjadi akibat lonjakan tegangan atau gangguan kecil saat mobil dinyalakan.
Jika setelah dinyalakan kembali lampu ABS mati, kemungkinan besar masalahnya hanya bersifat sementara. Namun, jika tetap menyala, perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.
Aki yang lemah atau hampir habis dapat memengaruhi sistem kelistrikan mobil, termasuk sistem ABS. Tegangan yang tidak stabil sering menjadi pemicu lampu indikator menyala.
Periksa kondisi aki secara visual, apakah ada korosi pada terminal atau tanda-tanda aki soak. Jika perlu, gunakan alat pengukur tegangan untuk memastikan daya listrik masih dalam batas normal.
Jika aki memang bermasalah, segera lakukan penggantian agar sistem elektronik kendaraan kembali bekerja optimal dan indikator ABS tidak terus menyala.
Level minyak rem yang kurang dari batas minimum dapat memicu sistem mendeteksi gangguan. Akibatnya, lampu ABS bisa menyala sebagai peringatan.
Buka kap mesin dan periksa tabung reservoir minyak rem. Pastikan cairan berada di antara garis minimum dan maksimum yang tertera pada tabung.
Jika minyak rem berkurang, tambahkan sesuai spesifikasi pabrikan. Namun, jika berkurang secara drastis, sebaiknya periksa kemungkinan adanya kebocoran pada sistem rem.
Sensor ABS biasanya terletak di dekat roda dan rentan terkena lumpur, debu, atau air. Kotoran yang menempel dapat mengganggu pembacaan kecepatan roda.
Gunakan kain bersih atau semprotan udara bertekanan untuk membersihkan sensor secara hati-hati. Hindari penggunaan alat tajam yang dapat merusak komponen sensor.
Setelah dibersihkan, nyalakan kembali kendaraan untuk melihat apakah indikator ABS sudah mati. Jika tetap menyala, kemungkinan ada kerusakan pada sensor itu sendiri.
Sekring berfungsi melindungi sistem kelistrikan dari arus berlebih. Jika sekring ABS putus, sistem tidak akan mendapatkan suplai listrik yang cukup.
Periksa kotak sekring sesuai buku manual kendaraan untuk menemukan posisi sekring ABS. Cabut dan periksa apakah kawat di dalamnya terputus.
Jika sekring rusak, gantilah dengan ukuran dan spesifikasi yang sama sesuai standar pabrikan. Hindari menggunakan sekring dengan kapasitas berbeda karena dapat merusak sistem kelistrikan mobil.
Pada dasarnya, tidak disarankan mematikan lampu indikator ABS menyala secara paksa, misalnya dengan mencabut sekring sembarangan. Cara ini justru bisa merusak sistem kelistrikan mobil.
Indikator ABS mobil menyala karena sistem mendeteksi gangguan. Solusi terbaik adalah mencari dan memperbaiki penyebab utamanya.
Jika masalah sudah diperbaiki, indikator biasanya akan mati secara otomatis setelah sistem kembali normal. Jika lampu ABS menyala terus, kapan sebaiknya mobil dibawa ke bengkel?
Segera bawa kendaraan ke bengkel jika mengalami kondisi berikut:
Pemeriksaan di bengkel akan membantu mendeteksi penyebab lampu indikator ABS secara akurat menggunakan alat scanner khusus.
Agar kejadian ini tidak terulang, berikut tips merawat sistem ABS mobil.
Perawatan rutin dapat mencegah penyebab lampu indikator ABS menyala. Berikut beberapa tipsnya:
Dengan perawatan yang tepat, sistem ABS mobil akan bekerja optimal dalam jangka panjang.
Masih ada beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan terkait indikator ABS mobil menyala. Berikut penjelasannya.
Penyebabnya bisa karena sensor ABS kotor, kabel putus, sekring rusak, tegangan aki lemah, atau modul ABS bermasalah. Sistem akan menyalakan indikator saat mendeteksi gangguan.
Rem tetap berfungsi, tetapi sistem ABS biasanya tidak aktif. Hal ini membuat pengereman mendadak menjadi lebih berisiko, terutama di jalan licin.
Cek aki, minyak rem, sekring ABS, bersihkan sensor ABS, atau lakukan pemeriksaan di bengkel jika masalah tidak kunjung hilang.
Bisa, jika penyebabnya hanya error sementara. Namun, jika gangguan berlanjut, indikator ABS mobil menyala terus sampai dilakukan perbaikan.
Saat mobil menyala, lampu ABS menyala sesaat adalah hal yang normal karena sistem sedang melakukan pengecekan. Namun, jika lampu indikator ABS menyala terus dan indikator ABS muncul di speedometer mobil, kondisi ini menandakan adanya gangguan pada sistem ABS mobil.
Penyebab lampu indikator ABS bisa berasal dari sensor kotor, kabel longgar, sekring putus, hingga masalah pada modul ABS. Untuk menjaga keamanan, segera lakukan pengecekan dan bawa ke bengkel jika masalah tidak kunjung hilang. Jangan mencoba mematikan indikator secara paksa tanpa memperbaiki sumber masalahnya.
Agar sistem pengereman tetap optimal, pastikan kendaraan menggunakan sparepart berkualitas dan lakukan perawatan rutin.
Untuk kebutuhan sparepart mobil dan motor, Anda bisa mengandalkan AstraOtoShop, e-commerce resmi yang menyediakan berbagai produk otomotif terpercaya seperti kampas rem, minyak rem, aki, hingga komponen pendukung lainnya.Yuk rawat kendaraan Anda sekarang juga!
Kunjungi astraotoshop.com dan beli sparepart mobil dan motor dengan mudah, aman, dan terpercaya. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai suku cadang, hubungi layanan konsumen Astra Otoshop di nomor telepon 1500725 atau chat melalui WhatsApp.