Cek aturan resmi kriteria mobil yang boleh pake solar subsidi terbaru, batasan CC, kriteria kendaraan, hingga tips perawatan mesin diesel di sini.
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar kini diatur ketat oleh pemerintah untuk memastikan penyalurannya tepat sasaran. Pembatasan ini diterapkan guna menekan beban APBN sekaligus mengurangi potensi penyalahgunaan BBM subsidi oleh kalangan tertentu.
Pemilik kendaraan diesel pribadi maupun operasional perlu memahami secara pasti kriteria kendaraan mana saja yang diperbolehkan mengisi Biosolar. Ketidakpahaman mengenai regulasi ini bisa menyebabkan akses pembelian ditolak di SPBU atau bahkan memicu potensi sanksi hukum.
Aturan pembatasan pembelian Solar subsidi mengacu pada regulasi pemerintah serta skema pendaftaran QR Code MyPertamina. Ketahui kriteria kendaraan, batasan kapasitas mesin, serta jenis plat nomor yang legal menggunakan Biosolar.
Untuk memastikan kuota BBM subsidi tepat sasaran, berikut beberapa kriteria utama dan batasan spesifikasi kendaraan yang berhak menggunakan Solar subsidi:
Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 jo. Perpres Nomor 117 Tahun 2021, BBM Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) dan Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti Biosolar diprioritaskan bagi sektor-sektor strategis dan masyarakat menengah ke bawah.
Kendaraan roda empat pribadi plat hitam secara umum dibatasi kuota harian pembeliannya apabila telah terdaftar di sistem QR Code MyPertamina. Sementara itu, angkutan umum penumpang plat kuning dan angkutan barang skala kecil mendapatkan alokasi kuota volume harian yang disesuaikan untuk menunjang logistik masyarakat.
Pemerintah menargetkan pembatasan konsumsi Biosolar berdasarkan kapasitas isi silinder mesin kendaraan pribadi. Kendaraan pribadi roda empat bertipe SUV atau MPV mewah dengan kapasitas mesin besar (seperti di atas 1.400 cc atau 2.000 cc sesuai usulan revisi aturan terbaru) diarahkan untuk menggunakan BBM diesel nonsubsidi berstandar Cetane Number tinggi.
Bagi kendaraan angkutan barang plat kuning serta kendaraan logistik perdesaan, kuota harian Biosolar tetap disediakan untuk menjaga kestabilan operasional distribusi logistik. Selalu cek buku servis kendaraan Anda untuk memastikan rekomendasi bahan bakar yang ideal sesuai instruksi pabrikan.
Pemerintah membagi kendaraan penerima Solar subsidi ke dalam beberapa kategori utama. Berikut jenis kendaraan yang berhak memanfaatkan alokasi BBM bersubsidi ini:
Mobil penumpang pribadi roda empat diperbolehkan mengisi Solar subsidi selama pemiliknya telah mendaftarkan kendaraannya dan memperoleh QR Code resmi. Batasan volume harian yang berlaku untuk kategori ini berkisar hingga 60 liter per hari per kendaraan.
Mobil angkutan umum plat kuning (seperti angkot, bus kota, dan travel resmi) serta angkutan barang roda empat (seperti pick-up logistik kecil) secara sah diperbolehkan membeli Solar subsidi dengan batasan kuota hingga 80 liter per hari. Untuk angkutan barang roda enam atau lebih, batas pembelian yang ditetapkan mencapai 200 liter per hari.
Mobil operasional pelayanan publik, seperti kendaraan ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, serta truk pengangkut sampah milik pemerintah/daerah memiliki izin penuh untuk menggunakan biosolar demi menjamin kontinuitas pelayanan publik.
Meski lebih ekonomis, penggunaan Biosolar pada mesin diesel berteknologi modern membawa risiko tersendiri yang perlu diantisipasi melalui perawatan rutin:
Mesin diesel modern dengan teknologi Common Rail dirancang dengan presisi injektor yang sangat tinggi dan tekanan bahan bakar yang luar biasa kuat. Penggunaan Biosolar yang memiliki kandungan sulfur dan kadar air relatif tinggi dapat mempercepat pembentukan endapan atau deposit resin pada kotoran saringan dan ujung injektor.
Proses pembentukan deposit pada injektor umumnya dibantu oleh faktor kontaminasi eksternal, sedangkan sistem pendinginan utama kendaraan tetap mengandalkan kerja sistem air dan udara radiator. Untuk menjaga suplai BBM tetap bersih, pemilik mobil disarankan rutin mengecek dan melakukan penggantian filter solar secara berkala.
Sering menggunakan BBM dengan kandungan sulfur tinggi mengharuskan sistem filtrasi kendaraan bekerja ekstra keras. Partikel kotoran dan jelaga yang tidak tersaring sempurna berpotensi masuk ke ruang bakar dan mengontaminasi oli mesin.
Pelumas yang terkontaminasi bahan bakar berisiko mengalami penurunan viskositas dan tekstur yang cepat kotor. Jika dibiarkan, gesekan antar komponen internal mesin akan meningkat. Oleh karena itu, cara merawat mesin mobil diesel yang paling ampuh adalah rajin mengganti filter bahan bakar dan filter oli tepat waktu.
Untuk menjaga performa mesin mobil diesel Anda tetap responsif dan awet meskipun menggunakan BBM harian, penggunaan komponen filtrasional dan pelumas original berkualifikasi tinggi sangat penting.
Memahami regulasi mobil yang boleh pake solar subsidi membantu Anda tetap taat aturan serta terhindar dari kendala saat melakukan pengisian di SPBU. Pastikan kendaraan Anda memenuhi kriteria legalitas dan batasan kuota harian yang sudah ditentukan pemerintah.
Lengkapi kebutuhan perawatan mesin kendaraan diesel Anda dengan suku cadang original di AstraOtoshop. Temukan berbagai pilihan sparepart mobil, oli mobil, hingga aki mobil berkualitas tinggi dengan jaminan keaslian dari Astra.
Informasi lebih lanjut bisa didapatkan melalui layanan pelanggan di 1500725 atau konsultasi langsung via WhatsApp.