Tetap fit saat Ramadan! Ini 5 tips aman & nyaman berbuka puasa di jalan. Jaga kesehatan selama perjalanan & lancar berbuka puasa.
Terjebak kemacetan saat azan Magrib tiba adalah fenomena umum yang sering dialami kaum urban selama bulan Ramadan. Situasi ini sering kali memaksa para pengendara untuk membatalkan puasa di tengah padatnya lalu lintas jalan raya.
Berbuka di tengah perjalanan memiliki tantangan fisik tersendiri, terutama risiko dehidrasi dan kelelahan jika tidak dilakukan dengan benar. Tanpa persiapan yang matang, kondisi tubuh bisa menurun drastis dan mengganggu konsentrasi Anda saat berkendara menuju rumah.
Artikel ini akan membahas berbagai panduan praktis dan tips aman berbuka puasa di jalan agar kondisi tubuh tetap prima. Dengan persiapan yang tepat, Anda tetap bisa menjaga kesehatan sekaligus keselamatan berkendara hingga sampai di tujuan dengan selamat.
Baca Juga: Tips Buka Puasa di Jalan Ala Pemudik, Simak Cara Efektifnya
Mengatur strategi berbuka yang tepat sangat penting agar konsentrasi berkendara tidak terganggu oleh rasa lapar yang tiba-tiba. Berikut adalah langkah praktis yang bisa Anda terapkan agar tetap fokus dan nyaman saat berbuka di perjalanan:
Menyiapkan bekal sendiri jauh lebih efisien daripada harus mencari warung makan di tengah kemacetan yang padat. Dengan membawa persiapan dari rumah, Anda tidak perlu membuang waktu untuk menepi atau mengantre panjang, sehingga perjalanan menuju tujuan bisa tetap berlanjut dengan tenang.
Pilihlah jenis makanan yang mudah dikonsumsi tanpa alat makan, seperti kurma, roti, atau biskuit, serta air mineral yang mudah dijangkau. Hindari membawa makanan berat yang merepotkan atau berkuah untuk mencegah “tumpah” yang dapat mengganggu kenyamanan dan kebersihan di dalam kendaraan Anda.
Saat waktu berbuka tiba, segeralah batalkan puasa dengan meminum air mineral untuk mengembalikan hidrasi tubuh secara instan. Menunda minum saat sudah waktunya berbuka dapat memicu dehidrasi dan penurunan konsentrasi, yang tentu sangat berbahaya bagi keselamatan Anda selama mengendalikan kendaraan di tengah kemacetan.
Selain air putih, mengonsumsi buah kurma sangat disarankan karena kandungan gula alaminya mampu memberikan suntikan energi cepat bagi tubuh yang lemas. Karbohidrat sederhana dalam kurma mudah diserap oleh tubuh, sehingga Anda bisa segera kembali merasa segar dan tetap fokus berlalu lintas hingga tiba di rumah untuk makan besar.
Jika Anda tidak sedang terjebak kemacetan total, sebaiknya carilah tempat yang aman untuk berhenti sejenak, seperti masjid, pom bensin, atau rest area. Berhenti sejenak memungkinkan Anda untuk membatalkan puasa dengan lebih tenang dan melakukan peregangan otot agar tubuh tidak kaku setelah menempuh perjalanan panjang.
Sangat dilarang untuk mencoba mengonsumsi makanan berat secara terburu-buru sambil tetap menyetir, karena hal ini dapat memecah fokus dan mengurangi respons terhadap situasi jalan raya. Demi keselamatan, cukup batalkan puasa dengan camilan ringan terlebih dahulu, lalu lanjutkan makan besar setelah Anda benar-benar sampai di tujuan.
Kebutuhan cairan sangat krusial saat mudik karena berkendara sambil berpuasa mempercepat dehidrasi. Pastikan Anda tidak melewatkan waktu berbuka untuk segera memulihkan kadar air dalam tubuh agar metabolisme tetap berjalan dan stamina tidak ambruk di tengah jalan.
Setelah membatalkan puasa, cobalah untuk mengonsumsi air putih secara berkala namun sering hingga sampai di tujuan. Hidrasi yang terjaga dengan baik sangat efektif untuk menjaga suplai oksigen ke otak, sehingga Anda terhindar dari rasa kantuk dan kelelahan ekstrem yang sering menjadi penyebab utama kecelakaan saat mudik.
Letakkan bekal di tempat yang mudah dijangkau, seperti cup holder atau console box, agar Anda bisa mengambilnya tanpa mengalihkan pandangan dari jalan. Pastikan semua telah siap sebelum berangkat sehingga konsentrasi berkendara tetap terjaga sepenuhnya.
Jaga pula kebersihan kabin dengan menyiapkan kantong sampah kecil untuk menampung sisa bungkus makanan atau botol kosong. Kabin yang rapi dan bebas bau akan memastikan kenyamanan Anda tetap terjaga selama sisa perjalanan menuju tujuan.
Menjalani puasa saat perjalanan memang membutuhkan kesiapan fisik yang ekstra, namun jangan lupakan kesiapan kendaraan Anda. Melakukan perjalanan mudik atau menembus kemacetan harian di bulan Ramadan akan terasa lebih aman dan nyaman jika kondisi mobil atau motor Anda dalam keadaan optimal.
Pastikan performa kendaraan selalu prima dengan suku cadang berkualitas dari AstraOtoshop.com agar perjalanan Anda bebas kendala. AstraOtoshop menyediakan aki, oli, hingga ban standar OEM dengan jaminan 100% original. Belanja praktis di sini membuat persiapan Lebaran lebih tenang tanpa pusing memikirkan perawatan mesin.
Segera kunjungi situs AstraOtoshop.com dan pastikan setiap perjalanan ibadah Anda berjalan aman serta nyaman tanpa hambatan. Untuk konsultasi mengenai kebutuhan sparepart, silakan hubungi layanan konsumen AstraOtoshop di telepon 1500725 atau melalui chat WhatsApp.