Yuk cari tahu harga ban PCX terbaru 2026 untuk semua ukuran, plih merek terbaik agar Honda PCX 150/160 Anda tetap aman dan nyaman.
Motor Honda PCX Anda banya sudah gundul? Sebelum pergi ke bengkel, sebaiknya Anda mengetahui harga ban PCX terlebih dahulu agar terhindar dari penipuan atau mark up harga yang tidak wajar.
Masalahnya, memilih ukuran dan merek ban juga sangat memengaruhi kenyamanan berkendara sekaligus keselamatan di jalan. Ban yang mulai aus atau gundul bukan sekadar soal tampilan. Kondisi seperti itu bisa berbahaya, terutama saat menikung di jalan basah atau berkendara dengan kecepatan tinggi.
Aturan pertama sebelum membeli ban baru, adalah pastikan Anda tahu ukuran standar bawaan pabrik. Sebab ukuran ban yang tidak sesuai bisa berdampak pada performa dan keselamatan berkendara.
Untuk Honda PCX 150, ukuran ban standarnya adalah 100/80-14 untuk ban depan dan 120/70-14 untuk ban belakang. Sementara itu, Honda PCX 160 sedikit berbeda, yakni memakai ban depan 110/70-14 dan ban belakang 130/70-13.
Perbedaan yang paling mencolok ada pada ring ban belakang PCX 160. Ring belakangnya lebih kecil, yakni 13 inci, dibanding ring depan yang 14 inci. Mengapa demikian? Hal ini disengaja oleh Honda untuk meningkatkan kendali dan redaman suspensi.
Meskipun ring belakang lebih kecil, jangan khawatir Honda PCX 160 Anda akan tetap terlihat gagah. Pabrikan telah menyiasati dengan jarak suspensi utama yang lebih panjang serta ketebalan ban yang sudah diperhitungkan secara matang.
Kemudian soal velg, PCX 150 menggunakan velg depan 2,15 inci dan velg belakang 3,5 inci. Sedangkan PCX 160 memakai velg depan 2,75 inci dan velg belakang 3,50 inci. Jadi mulai sekarang jangan sampai salah lagi!
Baca juga: Honda PCX 160: Spesifikasi PCX 160 Terbaru
Memilih ban yang tepat sama pentingnya dengan memilih ukuran yang sesuai. Berikut ini beberapa rekomendasi ban berkualitas yang cocok untuk Honda PCX 150 maupun PCX 160:
Ban ini merupakan pilihan unggulan untuk skuter sport dan motor turing berkapasitas kecil. Pola tapaknya terinspirasi dari desain Diablo Supercorsa, sehingga memberikan grip maksimal di segala kondisi jalan.
Selain itu, performanya di jalan basah juga patut diacungi jempol. Compound inovatifnya mampu memberikan traksi yang baik bahkan di permukaan yang minim daya cengkeram.
Jika Anda lebih sering berkendara di perkotaan namun sesekali melakukan perjalanan jauh, ban Pirelli tipe ini bisa menjadi pilihan yang ideal. Profil multi-radius-nya memberikan handling yang mudah dan responsif.
Konstruksi nylon carcass-nya membantu memperluas area kontak dengan aspal sekaligus menjaga stabilitas di kecepatan tinggi. Tread pattern-nya juga dioptimalkan untuk konsumsi yang merata dan ketahanan jangka panjang. Harga ban PCX merek ini dibanderol mulai Rp700 ribuan, berikut ini beberapa opsi ukurannya:
Cek juga: Katalog Ban Pirelli AstraOtoshop.com
Ban lokal satu ini tidak bisa dianggap remeh. Aspira Premio Sportivo hadir dengan teknologi Duo Massimo yang membedakan fungsi tapak ban depan dan belakang secara spesifik.
Ban Aspira jenis Premio Sportivo memiliki tapak depan dirancang untuk lincah dalam menghadapi traksi dan responsif saat menikung. Sementara tapak belakang dioptimalkan untuk menopang beban motor dan meningkatkan akselerasi.
Harganya pun terjangkau dibanding merek lain di kelasnya, mulai dari Rp300 ribuan saja, berikut tautan pembeliannya: Ban Aspira Premio. Ban ini cocok untuk Anda yang menginginkan performa premium tanpa harus menguras kantong.
Versi terbaru dari Premio Sportivo ini hadir dengan fitur Dual Compound, di mana soft compound di sisi samping untuk grip saat menikung, dan hard compound di bagian tengah untuk daya tahan lebih lama.
Teknologi Progressive Groove Design (PRO DG) pada ban ini juga memastikan alur tapak bekerja optimal sesuai posisi dan fungsinya. Cocok untuk penggunaan harian, touring jarak menengah, hingga kondisi jalan yang tidak menentu.
Dijual mulai dari harga Rp300 ribuan, ban tubeless ini menjadi pilihan cerdas bagi pengguna yang ingin upgrade tanpa kompromi soal keamanan. Berikut katalog lengkapnya: Promo Aspira Premio
Honda PCX di Indonesia dikenal sebagai skuter premium dengan segudang keunggulan. Mulai dari fitur kunci pintar dan remot, sistem rem CBS ISS yang pakem, hingga performa mesin yang andal di kecepatan tinggi.
Selain itu, body bongsor PCX juga memberikan stabilitas berkendara yang baik. Namun semua keunggulan itu tidak akan terasa maksimal jika kondisi ban Anda tidak prima.
Masih banyak pengemudi yang abai, padahal ban adalah satu-satunya komponen dari motor yang langsung bersentuhan dengan aspal. Jadi kondisinya benar-benar menentukan keselamatan Anda.
Disisi lain banyak pengguna PCX 160 yang merasa ban belakang standar 130/70-13 terasa kurang besar. Wajar jika ada keinginan untuk menggantinya dengan ukuran yang lebih besar.
Namun ada aturan yang perlu dipatuhi. Jika ingin mengganti ban belakang PCX 160 tanpa mengubah pelek bawaan, ukuran maksimal yang bisa digunakan hanya naik satu tingkat, yaitu 140/70-13.
Jika ban belakang PCX dipaksakan ke ukuran lebih besar, misalnya 150/60, maka perlu dilakukan modifikasi pada bagian motor lainnya, yang tentunya akan memakan biaya jauh lebih banyak.
Begitu pula untuk PCX 150. Ban depan bisa diganti dari 100/80-14 menjadi 110/80-14, dan ban belakang dari 120/70-14 menjadi 130/70-14. Lebih ukuran ban dari itu tidak disarankan karena dikhawatirkan dapat mengurangi efektivitas sistem ABS pada motor.
Satu hal yang sering diabaikan saat ganti ban adalah arah rotasi. Padahal pemasangan yang salah bisa berdampak langsung pada performa dan keawetan ban.
Menurut PT Astra Honda Motor (AHM) arah rotasi ban berpengaruh langsung pada pola kembangan. Jika pemasangan terbalik, kembangan ban pun ikut terbalik dan performa ban akan terganggu.
Selain itu, ban yang dipasang dengan rotasi salah diketahui lebih cepat aus saat digunakan di jalan kering, menimbulkan suara berisik, serta terasa tidak nyaman saat dikendarai. Kondisi ini tentu merugikan pengendara dalam jangka panjang.
Arah rotasi yang benar bisa diketahui dari kode atau tanda panah yang tertera di dinding ban. Untuk itu, pastikan bengkel pilihan Anda memahami hal ini sebelum memasang ban baru.
Jangan tunggu ban motor aus sebelah atau bahkan pecah di jalan baru berpikir untuk menggantinya. Ada beberapa tanda yang harus Anda waspadai lebih awal.
Pertama, periksa Tread Wear Indicator (TWI) pada ban. Jika alur ban sudah menyentuh indikator tersebut, maka saatnya ganti ban. Secara umum, penggantian ban disarankan setiap 10.000–15.000 km atau sesuai dengan kondisi fisik ban.
Tanda fisik lain yang perlu diperhatikan antara lain dinding ban mulai retak, muncul benjolan, atau ban sering kempes tanpa sebab yang jelas. Jika salah satu tanda itu muncul, segera lakukan pemeriksaan.
Ban motor bukan komponen yang bisa Anda diabaikan begitu saja, karena kondisi ban memengaruhi langsung keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar.
Kini Anda tidak perlu repot mencari ban PCX berkualitas. Semua rekomendasi ban di atas sudah tersedia di AstraOtoShop, e-commerce resmi dari Astra yang menyediakan berbagai sparepart dan aksesori motor terpercaya dengan harga kompetitif.
Segera cek kebutuhan ban PCX Anda dan temukan pilihan terbaik di AstraOtoShop.com. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai ukuran atau jenis ban yang sesuai dengan motor Anda, hubungi kami melalui nomor telepon 1500725 atau langsung chat via WhatsApp.