Ketahui penyebab kebakaran pada mobil yang paling sering terjadi, mulai dari korsleting listrik hingga kebocoran bahan bakar. Pelajari cara mencegahnya sebelum terlambat.
Penyebab kebakaran pada mobil ternyata sangat bervariasi dari yang banyak orang kira. Insiden ini bisa terjadi tiba-tiba dan menimbulkan kerugian materi, bahkan mengancam keselamatan pengemudi maupun penumpang.
Kebakaran kendaraan bukan semata soal nasib buruk, namun ada faktor-faktor teknis yang kerap diabaikan pemilik mobil. Hal ini yang justru menjadi pemicu utama kejadian berbahaya ini.
Mobil terdiri dari sistem mekanis dan elektrik yang kompleks. Ketika salah satu komponen bermasalah dan tidak segera ditangani, risiko kebakaran bisa meningkat secara signifikan.
Menurut data National Fire Protection Association (NFPA), penyebab kebakaran kendaraan paling umum berkaitan dengan masalah mekanis dan kelistrikan. Di Amerika Serikat, rata-rata 287.000 kebakaran kendaraan terjadi setiap tahunnya.
Untuk itu, penting bagi Anda untuk dipahami bahwa kebakaran mobil umumnya bukan kejadian mendadak tanpa tanda. Ada gejala-gejala awal yang kerap disepelekan oleh pemilik kendaraan.
Berikut ini terdapat 10 penyebab mobil bisa tiba-tiba terbakar, mulai dari hal sepele hingga masalah teknis:
Salah satu penyebab korsleting yang sering diabaikan adalah pemasangan aksesori tambahan yang tidak sesuai standar. Sambungan yang tidak tepat dapat mempertemukan arus dan masa secara tidak terkontrol.
Akibatnya, arus mengalir deras melebihi kapasitas kabel. Kabel pun memanas dan akhirnya terbakar. Kebakaran dapat terjadi saat mobil menyala maupun tidak.
Jangan remehkan ancaman dari binatang pengerat. Tikus kerap memutus atau menggerogoti lapisan kabel di dalam ruang mesin hingga terkelupas.
Ketika kabel yang terkelupas menyentuh masa, akan terjadi hubungan pendek yang bisa memicu percikan api. Kasus seperti ini bahkan bisa terjadi pada mobil yang kondisinya masih standar dan terawat.
Bensin adalah cairan yang sangat mudah terbakar. Cukup dengan percikan api sederhana, bahan bakar ini bisa langsung menyala. Faktanya, bensin bahkan bisa memercikkan api sendiri jika mencapai suhu sekitar 250 derajat Celsius.
Bensin yang bocor dari tangki bisa menetes ke pipa knalpot atau komponen kelistrikan yang panas. Risiko semakin besar jika bensin yang bocor bersentuhan dengan puntung rokok atau sumber api lain di sekitar kendaraan.
Masalah kelistrikan adalah penyebab terbesar kedua kebakaran mobil. Aki yang bermasalah dapat mengeluarkan gas hidrogen yang mudah meledak di ruang mesin, sementara arus dari aki bisa menciptakan percikan yang menyulut cairan atau uap yang bocor.
Selain aki, kerusakan kabel listrik dan soket sambungan yang kendur juga menjadi masalah umum yang terjadi pada kelistrikan mobil dan berpotensi memicu percikan api. Perlu diingat bahwa komponen kelistrikan mobil tidak hanya ada di ruang mesin, namun juga tersebar di pintu, bawah karpet, hingga kursi berpemanas.
Mesin yang terlalu panas bisa disebabkan oleh sistem pendingin yang rusak atau kualitas oli yang buruk. Saat overheat, cairan di dalam mesin bisa mendidih dan meluap ke area yang tidak semestinya dan memicu risiko kebakaran.
Jika mesin mobil overheat mulai mengeluarkan asap saat berkendara, segera pinggirkan kendaraan dan matikan mesin. Buka kap mesin agar udara bersirkulasi dan jangan paksakan mobil terus melaju sebelum diperiksa.
Tabrakan keras dapat merusak tangki bahan bakar, selang, dan jalur kelistrikan secara bersamaan. Kombinasi kerusakan inilah yang kerap menjadi pemicu kebakaran pasca-kecelakaan.
Perlu diketahui, desain bodi modern memang dirancang untuk menyerap benturan dan melindungi komponen vital. Namun tetap saja, risiko kebocoran cairan dan korsleting tidak bisa sepenuhnya dihindari.
Mobil yang jarang diservis secara tidak langsung menjadi kendaraan berisiko tinggi. Komponen yang aus, seal yang bocor, atau kabel yang rapuh bisa bertahan lama tanpa terdeteksi jika tidak ada pemeriksaan rutin.
Seiring waktu, kerusakan kecil yang dibiarkan bisa berkembang menjadi sumber percikan api. Untuk itu, servis berkala bukan sekadar formalitas namun menjadi juru selamat yang nyata.
Modifikasi yang dilakukan sembarangan bisa menciptakan beban arus berlebih pada sistem kelistrikan. Contohnya, mengganti headlamp dengan watt lebih besar bisa menguras aki sekaligus memicu panas berlebih.
Sambungan kabel yang kurang tepat akibat modifikasi juga menjadi jalur korsleting tersembunyi. Maka dari itu, selalu pastikan setiap modifikasi dikerjakan oleh teknisi berpengalaman dengan komponen yang sesuai spesifikasi kendaraan.
Menaruh bahan mudah terbakar di dalam kabin adalah kebiasaan yang sangat berbahaya dan jarang disadari. Botol deodoran kaleng bertekanan, misalnya, bisa meledak saat suhu kabin mencapai titik kritis, terutama jika mobil terparkir di bawah terik matahari.
Sebaiknya, mulai sekarang hindari menyimpan cairan mudah terbakar, seperti korek api, atau benda bertekanan tinggi di dalam kendaraan.
Abu rokok yang menyala dan mengenai jok berbahan kain atau kulit bisa dengan mudah memercikkan api. Risiko semakin tinggi jika abu jatuh ke celah-celah jok atau karpet yang sulit terjangkau.
Selain risiko kebakaran, kebiasaan merokok di dalam mobil juga membuat kabin kotor dan berbau tidak sedap. Lebih baik hindari sama sekali demi keselamatan dan kenyamanan semua penumpang.
Pencegahan selalu lebih efektif dan jauh lebih murah dibandingkan penanganan. Ada beberapa langkah praktis yang bisa Anda di antaranya:
Baca juga: Jenis APAR Mobil dan Fungsinya: Panduan Memilih Alat Pemadam Api Ringan yang Tepat
Jika asap mulai terlihat dari kap mesin, jangan panik. Yang perlu dilakukan adalah segera pinggirkan kendaraan dan matikan mesin. Jika ada, keluarkan semua penumpang terlebih dahulu karena keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas utama.
Kemudian jika kebakaran tidak dapat teratasi, jauhi kendaraan sejauh mungkin dan hubungi pemadam kebakaran jika api sudah membesar.
Penting diketahui, jangan mencoba memadamkan api sendiri jika kondisi sudah tidak aman untuk ditangani tanpa peralatan memadai.
Dengan memahami penyebab kebakaran pada mobil adalah langkah awal yang penting untuk menjaga keselamatan berkendara.
Sebagian besar insiden ini sebenarnya bisa dicegah, asalkan pemilik kendaraan rutin melakukan servis dan menggunakan komponen yang berkualitas.
Jangan tunggu kerusakan kecil menjadi masalah besar. Untuk kebutuhan sparepart dan aksesori kendaraan Anda, andalkan AstraOtoShop, e-commerce resmi Astra yang menyediakan berbagai produk otomotif terpercaya, mulai dari oli mesin, filter, aki, hingga komponen kelistrikan.
Kunjungi AstraOtoShop.com sekarang juga untuk memastikan setiap komponen kendaraan Anda dalam kondisi prima. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai kebutuhan sparepart, hubungi layanan konsumen Astra Otoshop melalui nomor telepon 1500725 atau chat langsung via WhatsApp.