Simak daftar komponen dan sparepart mobil listrik yang wajib dipantau berkala agar performa kendaraan tetap optimal.
Banyak pemilik kendaraan beranggapan bahwa perawatan kendaraan listrik sangat minim. Padahal, pemeriksaan dan penggantian sparepart mobil listrik tetap wajib dilakukan secara berkala demi keamanan berkendara.
Absennya mesin berbahan bakar fosil memang membuat perawatan mobil listrik terasa lebih praktis. Namun, tetap terdapat beberapa komponen penting yang berpotensi mengalami keausan seiring pemakaian sehari-hari.
Meski tidak lagi membutuhkan oli mesin, busi, maupun filter bahan bakar, mobil listrik tetap memiliki komponen bergerak dan sistem pendinginan khusus. Sistem kelistrikan, sirkulasi cairan pendingin, serta komponen fast-moving memerlukan perhatian berkala.
Baterai merupakan jantung utama mobil listrik yang umumnya dirancang tahan hingga lebih dari 8 tahun. Untuk itu, suhu operasional baterai harus selalu dijaga melalui sirkulasi liquid cooling agar kinerjanya tetap optimal.
Cairan pendingin (coolant) pada mobil listrik berfungsi mendinginkan baterai, inverter, hingga motor listrik dari risiko overheating. Penggantian cairan ini umumnya direkomendasikan setiap jarak tempuh 60.000 km atau empat tahun sekali.
Untuk menjaga kesehatan sel baterai lithium-ion, hindari membiarkan baterai sampai habis total. Anda wajib menjaga kapasitas baterai dalam kisaran 20% hingga 80% untuk memaksimalkan usia pakainya.
Penggunaan fitur regenerative braking pada mobil listrik dapat membuat usia kampas rem cenderung lebih awet. Meski begitu, komponen fisik seperti cakram dan kampas rem tetap wajib diperiksa secara rutin.
Selain kampas rem, kondisi minyak rem (brake fluid) juga harus dipantau dari kotoran, kelembapan, dan risiko kebocoran. Kemudian cairan rem yang bersih menjamin daya cengkeram pengereman tetap pakem saat situasi darurat.
Lantas, kampas rem mobil ganti berapa KM? Penggantian kampas rem biasanya baru dilakukan ketika mobil listrik telah mencapai jarak tempuh sekitar 100.000 km. Perawatan rem yang tepat juga dapat membantu menjaga responsivitas sistem regeneratif energi.
Mobil listrik memiliki bobot kendaraan yang lebih berat dibandingkan mobil konvensional, hal ini akibat penggunaan baterai dengan kapasitas besar. Selain itu, torsi instan mobil listrik juga membuat gesekan ban dengan permukaan jalan menjadi lebih tinggi.
Kombinasi bobot dan torsi ini menyebabkan keausan telapak ban terjadi lebih cepat atau tidak merata. Oleh karena itu, lakukan rotasi ban secara berkala untuk menjaga keseimbangan daya cengkeram roda.
Selain itu, menjaga tekanan angin sesuai standar pabrik juga sangat penting untuk efisiensi energi. Akan tetapi jika tapak ban sudah aus, segera ganti dengan ban baru demi keselamatan perjalanan Anda.
Belum tahu standar pengisian angin pada ban mobil? baca lebih lanjut artikel yang membahas Daftar Tekanan Angin Ban Mobil Ideal.
Kualitas udara di dalam kabin sangat ditentukan oleh kebersihan filter AC. Komponen ini bertugas menyaring debu dan kotoran agar sistem pendingin udara tidak bekerja terlalu berat.
Pembersihan atau penggantian filter AC kabin idealnya dilakukan setiap 10.000 hingga 15.000 km. Selain filter AC, cairan pendukung seperti oli gearbox dan oli kompresor AC juga perlu diperiksa.
Selain itu, komponen pembersih kaca seperti karet wiper juga tergolong part habis pakai yang perlu diganti berkala. Menggunakan sparepart mobil listrik berkualitas akan menjamin kenyamanan Anda selama berkendara.
Tertarik mengganti mobil konvensional Anda? Sebelum ke dealer, simak artikel mengenai Daftar Mobil Listrik Termurah di Indonesia.
Servis berkala fokus pada pemeriksaan komponen fast-moving seperti cairan pendingin baterai (coolant), minyak rem, kampas rem, filter AC kabin, tekanan ban, serta karet wiper.
Kelemahan utama mobil listrik meliputi harga beli yang masih relatif mahal, infrastruktur SPKLU yang belum merata di Indonesia, serta waktu pengisian daya baterai yang jauh lebih lama dibandingkan mengisi bahan bakar biasa.
Kisaran harga penggantian satu set baterai mobil listrik di Indonesia saat ini berada di angka Rp60 juta hingga ratusan juta, sangat bergantung pada merek, kapasitas kWh, dan jenis mobilnya.
Mobil listrik (khususnya di pasar mobil bekas) kurang diminati karena masalah ketidakpastian kondisi baterai, mahalnya biaya penggantian komponen, serta terbatasnya infrastruktur pengisian daya.
Memastikan setiap komponen mobil bekerja optimal adalah kunci utama keselamatan dan kenyamanan berkendara. Untuk itu, jangan biarkan part-part yang aus mengganggu perjalanan Anda.
Lakukan perawatan rutin secara disiplin sesuai petunjuk panduan pabrik demi menjaga daya tahan komponen dalam jangka panjang. Jika membutuhkan suku cadang pengganti orisinal, percayakan selalu pada platform yang terpercaya.
Anda dapat mengandalkan AstraOtoshop.com, e-commerce resmi dari Astra yang menyediakan berbagai kebutuhan suku cadang otomotif berkualitas tinggi. Dapatkan juga berbagai penawaran diskon dan hemat bulan ini melalui Promo Bulanan Astra Otoshop.
Untuk menunjang kenyamanan berkendara Anda, Astra Otoshop juga menyediakan beragam suku cadang kendaraan seperti ban, aki, hingga shockbreaker berkualitas. Dengan produk terjamin orisinal, performa kendaraan Anda dipastikan selalu dalam kondisi terbaik.
Segera periksa kendaraan Anda dan beli suku cadang terbaik hanya di Astra Otoshop. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai suku cadang kendaraan, Anda dapat menghubungi tim layanan konsumen melalui nomor telepon 1500725 atau via layanan WhatsApp resmi Astra Otoshop.