Ketahui fungsi penting aki motor, cara kerja, serta pilihan jenisnya. Temukan juga panduan lengkap cara merawatnya agar awet dan tidak mudah soak
Aki motor menjadi salah satu komponen paling penting dalam sistem kelistrikan kendaraan roda dua Anda. Komponen penyimpan daya ini memastikan mesin dan berbagai fitur pendukung dapat berfungsi maksimal setiap harinya.
Mengingat perannya yang amat penting, pemahaman dasar mengenai kelistrikan kendaraan wajib dimiliki, terutama bagi Anda yang hendak membeli aki. Selain itu, pengetahuan tentang perawatan wajib diketahui guna memperpanjang usia pakai aki.
Secara umum, aki menyimpan dan menyuplai arus listrik untuk berbagai kebutuhan vital. Tanpanya, Anda tentu akan kesulitan menyalakan mesin, terutama pada kendaraan bersistem injeksi modern.
Selain itu, sistem penerangan juga sangat bergantung pada pasokan daya yang selalu stabil. Lampu utama hingga panel indikator membutuhkan arus listrik memadai agar bisa menyala terang dan aman.
Dukungan terhadap sistem pengapian elektronik juga merupakan fungsi yang tidak kalah penting. Komponen ini yang menyediakan arus untuk ECU sehingga proses pembakaran mesin bisa berjalan jauh lebih optimal.
Komponen dalam aki motor bekerja dengan cara mengubah energi kimia menjadi aliran listrik. Saat mesin menyala, alternator akan menghasilkan arus listrik dan otomatis mengisi ulang dayanya kembali.
Ketika kendaraan membutuhkan listrik tambahan untuk menyalakan lampu, arus akan langsung dialirkan keluar. Reaksi kimia di dalam aki akan menghasilkan elektron yang menjadi sumber energi utama pada motor Anda.
Stabilitas tegangan listrik juga sangat terjaga berkat perannya sebagai penyeimbang beban daya. Anda tentu akan merasa lebih nyaman dan aman saat menggunakan banyak fitur kelistrikan secara bersamaan.
Terdapat dua tipe aki yang umum digunakan dan mudah ditemui di bengkel-bengkel. Tentu kedua aki ini memiliki keunggulan serta kekurangannya masing-masing, di antaranya:
Jenis aki tipe basah menggunakan cairan elektrolit yang memerlukan pengecekan rutin, namun harganya memang jauh lebih terjangkau.
Bagi Anda yang menginginkan kepraktisan, memilih aki kering yang bebas perawatan (maintenance free) sangat direkomendasikan. Tipe ini lebih aman dari risiko kebocoran sehingga sangat awet digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Pastikan Anda selalu memilih produk berkualitas agar performa kendaraan tetap dalam kondisi optimal. Sebagai rekomendasi, Anda dapat menggunakan aki GS Astra yang dapat mudah didapatkan melalui platform resmi Astraotoshop.com.
Selain dua jenis aki di atas, terdapat inovasi terbaru yang menghadirkan tipe aki gel dan lithium dengan teknologi tinggi.
Baca juga: Aki Kering vs Aki Basah: Kenali Perbedaannya dan Pilih yang Tepat
Sama seperti komponen lainnya, aki memiliki usia dan batas maksimum penggunaan. Meskipun demikian, terdapat beberapa kebiasaan dan perawatan yang membuat aki motor Anda lebih awet dan tahan lama, berikut di antaranya:
Penggunaan aksesoris tambahan yang berlebihan sangat berpotensi membuat usia pakai aki menjadi lebih pendek. Untuk itu, hindari menambah lampu hias atau perangkat audio yang menyedot terlalu banyak arus listrik kendaraan Anda.
Usahakan memanaskan mesin setidaknya lima belas menit setiap harinya agar sel tidak mengering. Hal sederhana ini terbukti sangat efektif untuk menjaga sirkulasi pengisian daya tetap berjalan dengan normal.
Perhatikan juga batas volume cairan elektrolit jika Anda masih menggunakan tipe basah konvensional. Segera tambahkan air suling hingga batas atas apabila volumenya terlihat sudah mulai berkurang secara signifikan.
Selain itu, kebersihan pada area terminal aki juga patut Anda perhatikan secara rutin setiap satu bulan sekali. Apabila muncul kerak putih, segera bersihkan dengan air panas agar aliran arus tidak terhambat sama sekali.
Baca juga: Daftar Harga Aki Motor Terbaru, Lengkap & Berkualitas
Ciri utamanya meliputi mesin yang sulit distarter, nyala lampu redup, klakson melemah, hingga menyalanya indikator kelistrikan di speedometer.
Dapat dicek secara akurat dengan alat ukur multimeter. Komponen penyimpan daya yang masih sehat akan menunjukkan angka ideal di kisaran 12,4 hingga 12,8 volt saat mesin kendaraan dalam keadaan mati.
Motor injeksi tidak akan bisa menyala jika komponen ini dilepas total atau daya listriknya sudah benar-benar mati. Sistem injeksi mutlak membutuhkan arus listrik yang stabil untuk menggerakkan pompa bahan bakar dan ECU sebelum mesin dapat dihidupkan.
Kerusakan yang dibiarkan akan menyebabkan terganggunya sirkulasi aliran energi, sehingga mesin kendaraan Anda menjadi sangat sulit untuk dinyalakan.
Kelalaian dalam merawat kelistrikan tentu akan membuat momen berkendara Anda menjadi terhambat. Maka, cegah risiko motor mogok mendadak dengan selalu melakukan pengecekan rutin pada bagian penyimpan daya ini.
Agar performa kendaraan kembali optimal, pastikan Anda selalu menggunakan sparepart berkualitas tinggi. Temukan berbagai produk seperti ban, oli, dan aki original di Astra Otoshop sekarang juga.
Dapatkan suku cadang original hanya di Astraotoshop.com untuk memastikan perjalanan Anda selalu aman. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai kelistrikan kendaraan, hubungi kami di nomor telepon 1500725 atau via WhatsApp.